X

4 Jenis Sistem Ekonomi (Tradisional, Komando, Pasar, dan Campuran)

Cara sumber daya didistribusikan dalam suatu ekonomi menentukan jenis sistem ekonomi. Ada empat jenis ekonomi yaitu ekonomi tradisional, ekonomi pasar, ekonomi komando dan ekonomi campuran. Setiap jenis ekonomi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

1. Sistem Ekonomi Tradisional

Sistem ekonomi tradisional adalah jenis ekonomi yang paling tradisional dan kuno di dunia. Sebagian besar dunia masih berfungsi di bawah sistem ekonomi tradisional. Daerah-daerah ini cenderung di pedesaan, dunia kedua atau ketiga, dan terkait erat dengan tanah, biasanya melalui pertanian. Secara umum, dalam sistem ekonomi jenis ini,  surplus jarang terjadi. Setiap anggota ekonomi tradisional memiliki peran yang lebih spesifik dan nyata, dan masyarakat ini cenderung sangat erat dan puas secara sosial. Namun, mereka tidak memiliki akses ke teknologi dan kedokteran yang canggih.

2. Sistem Ekonomi Komando

Dalam sistem ekonomi komando, sebagian besar sistem ekonomi dikendalikan oleh kekuatan terpusat. Misalnya, di Uni Soviet sebagian besar keputusan dibuat oleh pemerintah pusat. Jenis ekonomi ini adalah inti dari filsafat komunis.

Karena pemerintah adalah ciri utama perekonomian, pemerintah sering terlibat dalam segala hal, mulai dari perencanaan hingga pendistribusian ulang sumber daya. Ekonomi komando mampu menciptakan pasokan sumber dayanya yang sehat, dan memberi imbalan kepada orang-orangnya dengan harga yang terjangkau. Kemampuan ini juga berarti bahwa pemerintah biasanya memiliki semua industri penting seperti penerbangan, dan kereta api.

Dalam ekonomi komando, secara teori dimungkinkan bagi pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja yang cukup dan menyediakan barang dan jasa pada tingkat yang terjangkau. Namun, pada kenyataannya, sebagian besar ekonomi komando cenderung berfokus pada sumber daya yang paling berharga seperti minyak.

China dan Korea Utara adalah contoh ekonomi komando.

4 Sistem Ekonomi

Kelebihan Sistem Ekonomi Komando

  • Jika dijalankan dengan benar, pemerintah dapat memobilisasi sumber daya dalam skala besar. Mobilitas ini dapat menyediakan lapangan kerja bagi hampir semua warga.
  • Pemerintah dapat fokus pada kebaikan masyarakat umum daripada individu. Fokus ini dapat mengarah pada penggunaan sumber daya yang lebih efisien.

Kekurangan dari Sistem Ekonomi Komando

  • Sulit bagi perencana pusat untuk memenuhi kebutuhan semua orang. Tantangan ini memaksa pemerintah untuk mengambil jatah karena tidak dapat menghitung permintaan karena menetapkan harga.
  • Tidak ada inovasi karena tidak perlu mengambil risiko apa pun. Pekerja juga dipaksa untuk mengejar pekerjaan yang dianggap cocok oleh pemerintah.

3. Sistem Ekonomi Pasar

Dalam ekonomi pasar bebas, perusahaan dan rumah tangga bertindak dalam kepentingan pribadi untuk menentukan bagaimana sumber daya dialokasikan, barang apa yang diproduksi dan siapa yang membeli barang. Hal ini berlawanan dengan cara kerja ekonomi komando, di mana pemerintah pusat mendapat untung.

Tidak ada intervensi pemerintah dalam ekonomi pasar murni (” laissez-faire “). Namun, tidak ada ekonomi pasar bebas yang benar-benar ada di dunia. Misalnya, Amerika adalah negara kapitalis, pemerintah Amerika masih mengatur (atau berupaya mengendalikan) perdagangan yang adil, program pemerintah, bisnis yang jujur, monopoli, dll.

Dalam jenis ekonomi ini, ada pemisahan antara pemerintah dan pasar. Pemisahan ini mencegah pemerintah menjadi terlalu kuat dan menjaga kepentingan mereka selaras dengan kepentingan pasar.

Secara historis, Hong Kong dianggap sebagai contoh masyarakat pasar bebas.

Kelebihan dari Ekonomi Pasar Bebas

  • Konsumen membayar harga tertinggi yang mereka inginkan, dan bisnis hanya menghasilkan barang dan jasa yang menguntungkan. Ada banyak insentif untuk kewirausahaan.
  • Persaingan untuk sumber daya ini mengarah pada penggunaan faktor-faktor produksi yang paling efisien karena bisnis sangat kompetitif.
  • Bisnis banyak berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan. Ada insentif untuk inovasi terus-menerus karena perusahaan bersaing untuk menyediakan produk yang lebih baik bagi konsumen.

Kekurangan dari Ekonomi Pasar Bebas

  • Karena sifat persaingan yang ketat dari pasar bebas, bisnis tidak akan peduli pada yang kurang beruntung seperti orang tua atau orang cacat. Kurangnya fokus pada manfaat sosial menyebabkan ketimpangan pendapatan yang lebih tinggi.
  • Karena pasar semata-mata digerakkan oleh kepentingan diri sendiri, kebutuhan ekonomi memiliki prioritas di atas kebutuhan sosial dan manusia seperti menyediakan layanan kesehatan bagi orang miskin. Konsumen juga dapat dieksploitasi oleh monopoli.

4. Sistem Ekonomi Campuran

Ekonomi campuran adalah kombinasi dari berbagai jenis sistem ekonomi. Sistem ekonomi ini merupakan persilangan antara ekonomi pasar dan ekonomi komando. Dalam jenis ekonomi campuran yang paling umum, pasar kurang bebas dari kepemilikan pemerintah kecuali untuk beberapa bidang utama seperti transportasi atau industri sensitif seperti pertahanan dan kereta api.

Namun, pemerintah juga biasanya terlibat dalam regulasi bisnis swasta. Gagasan di balik ekonomi campuran adalah untuk menggunakan yang terbaik dari kedua kebijakan yang sosialis dan kapitalis.

Sampai batas tertentu, sebagian besar negara memiliki sistem ekonomi campuran. Misalnya, India dan Prancis adalah ekonomi campuran.

Kelebihan dari Ekonomi Campuran

  • Intervensi pemerintah kurang dari ekonomi komando. Hal ini menghasilkan bisnis swasta yang dapat berjalan lebih efisien dan mengurangi biaya daripada yang mungkin dilakukan pemerintah.
  • Pemerintah dapat melakukan intervensi untuk memperbaiki kegagalan pasar. Misalnya, sebagian besar pemerintah akan datang dan memecah perusahaan besar jika mereka menyalahgunakan kekuasaan monopoli. Contoh lain dapat berupa pengenaan pajak atas produk berbahaya seperti rokok untuk mengurangi konsumsi yang negatif.
  • Pemerintah dapat membuat program jaring pengaman seperti layanan kesehatan atau jaminan sosial.
  • Dalam ekonomi campuran, pemerintah dapat menggunakan kebijakan perpajakan untuk mendistribusikan kembali pendapatan dan mengurangi ketidaksetaraan.

Kekurangan dari Ekonomi Campuran

  • Ada kritik yang berpendapat bahwa terkadang ada terlalu banyak intervensi pemerintah, dan kadang-kadang tidak cukup.
  • Masalah umum adalah bahwa industri yang dikelola negara sering disubsidi oleh pemerintah dan akhirnya berhutang besar karena tidak kompetitif.
Categories: Ekonomi