X

Perbedaan Antara Mitokondria dan Kloroplas pada Sel

Mitokondria menghasilkan energi untuk sel dalam bentuk ATP (adenosin trifosfat) dengan menggunakan nutrisi dan oksigen. Kloroplas ada dalam tumbuhan hijau dan beberapa alga, dan dikenal sebagai tempat di mana proses fotosintesis terjadi.

Dalam sel eukariota, hanya ada tiga organel yang dibatasi oleh struktur membran ganda yaitu nukleus, mitokondria, dan kloroplas.

Makhluk hidup tidak hanya terbatas pada wilayah daratan, air, juga ada yang ditemukan di kedalaman lautan, di lumpur gunung berapi panas, di bawah permukaan Antartika yang membeku dan terkubur dalam-dalam di kerak bumi. Pada artikel ini, kita akan memahami lebih jauh dua unit utama sel eukariotik yaitu Mitokondria dan Kloroplas.

Mitokondria ada dalam sel hidup dan penghasil energi untuk sel. Bentuk dan fungsinya menyerupai bakteri, bahkan memiliki DNA sirkuler, ribosomnya sendiri dan tRNA sendiri seperti halnya bakteri.

Kloroplas adalah selaput sel eukariotik tertutup lainnya yang ditemukan dalam jenis sel selektif seperti yang dikatakan di atas. Keloroplas melakukan fungsi persiapan makanan yaitu fotosintesis, dengan menggunakan sumber-sumber seperti sinar matahari, air, dan udara. Bahkan dapat kloroplas memiliki genomnya yang berasal dari bakteri fotosintesis simbiotik.

Tabel perbandingan

MITOKONDRIA KLOROPLAS
Pengertian Organel besar, terikat membran, berbentuk kacang yang ditemukan di hampir semua jenis organisme eukariotik, juga dikenal sebagai ‘pembangkit tenaga sel’. Mitokondria bertanggung jawab untuk proses respirasi sel dan metabolisme energi. Kloroplas hanya ditemukan di tanaman hijau dan di beberapa alga, juga sebagai tempat fotosintesis. Organel sel ini jauh lebih kompleks dan lebih besar dari mitokondria.
Ditemukan di Mitokondria ada dalam sel-sel semua jenis organisme aerob, seperti tumbuhan dan hewan. Kloroplas ada dalam tanaman hijau dan alga hijau juga protista seperti Euglena.
Warna Mitokondria adalah organel yang tidak berwarna. Kloroplas berwarna hijau.
Bentuk Berbentuk kacang. Berbentuk disk.
Ruang Mitokondria memiliki dua ruang: matriks dan krista. Kloroplas juga memiliki dua ruang stroma dan tilakoid.
Membran bagian dalam Membran bagian dalam mitokondria dilipat menjadi krista. Membran bagian dalam kloroplas naik ke kantung pipih yang disebut tilakoid.
Pigmen Mitokondria tidak memiliki pigmen. Membran tilakoid dalam kloroplas mengandung karotenoid, klorofil, dan pigmen fotosintesis.
Karakteristik lain Mitokondria mengubah gula (glukosa) menjadi energi kimia yang disebut sebagai ATP (adenosin trifosfat). Dalam ikatan kimia glukosa, energi matahari disimpan.
Menggunakan oksigen. Melepaskan oksigen.
Mitokondria melepaskan energi dengan pemecahan makanan organik dan menghasilkan karbon dioksida serta air. Kloroplas membantu menyimpan energi dan menggunakan karbon dioksida dan air untuk menghasilkan glukosa (energi).
Mitokondria adalah tempat beta oksidatif, fotorespirasi, fosforilasi oksidatif, dll. Kloroplas adalah tempat fotorespirasi dan fotosintesis.

Definisi Mitokondria

Mitokondria berasal dari bahasa Yunani di mana ‘mitos‘ berarti benang dan ‘chondrios‘ berarti granula. Mitokondria juga dikenal sebagai ‘pembangkit tenaga sel‘ karena fungsi utamanya adalah untuk menghasilkan energi dalam bentuk ATP.

Mitokondria memiliki struktur berbentuk kacang atau batang. Diameternya berkisar dari 0,75-3 um, tetapi bervariasi dalam ukuran. Mitokondria menempati sekitar 25% dari total volume sel. Dalam sebuah sel, jumlah mitokondria yang ada tergantung pada kebutuhan metabolisme sel tertentu dan karenanya bisa berjumlah ribuan atau hanya beberapa. Gambar ini adalah struktur membran luar dan dalam.

Mitokondria

Membran luar terdiri dari lipid dan protein (bilayers fosfolipid) dan sangat permeabel, meskipun tugasnya melindungi organel juga. Membran bagian dalam juga terbuat dari lipid dan protein. Membran dalam dilipat untuk membentuk krista, dan ruang antar membran yang disebut sebagai matriks.

Dalam proses mensintesis energi yaitu ATP, mitokondria menggunakan oksigen dan nutrisi, proses ini disebut sebagai respirasi aerobik. Ini adalah cara yang jauh lebih efisien untuk menghasilkan ATP daripada dalam respirasi anaerob.

Terlepas dari sintesis energi untuk sel, mitokondria juga membantu pensinyalan sel, pengaturan siklus sel, pertumbuhan sel, kematian sel, serta diferensiasi sel.

Pengecualian adalah sel-sel darah merah matang mamalia di mana mitokondria tidak ada. Diyakini bahwa mitokondria dulu ada sebagai sel prokariotik independen sekali. Tetapi karena proses endosimbiosis, mitokondria tertelan dan menjadi bagian dari sel eukariotik. Inilah alasannya, mengapa mitokondria mengandung DNA sendiri, dan menunjukkan kesamaan dengan sel prokariotik (bakteri).

Meskipun respirasi sel bukanlah proses yang sederhana, proses ini melibatkan tiga langkah utama: glikolisis, asam sitrat atau siklus Krebs, dan sintesis ATP. Lebih lanjut, ATP yang dilepaskan dari mitokondria digunakan oleh organel lain yang ada dalam sel.

Definisi Kloroplas

Seperti dikatakan di atas, kloroplas adalah salah satu organel membran ganda sel yang ditemukan di tanaman hijau dan alga hijau. Kloroplas sebagai tempat fotosintesis dan memiliki genomnya. Kloroplas memiliki struktur yang rumit, memiliki ukuran sekitar 10um dan ketebalan 0,5-2um.

Struktur kloroplas memiliki dinding sel yang kaku, dan engandung klorida yang merupakan struktur bentuk cakram datar. Sejumlah tilakoid yang membuat bundel itu dikenal sebagai granum. Granum ini ada di area tengah stroma.

Bagian penting lainnya adalah klorofil, yang merupakan pigmen hijau dan berperan dalam menangkap sinar matahari berada dalam tilakoid. Membran tilakoid juga mengandung enzim dan pigmen penyerap cahaya lainnya, yang digunakan dalam menghasilkan energi dalam bentuk ATP (adenosin trifosfat).

Perbedaan Antara Mitokondria dan Kloroplas

Berikut ini adalah perbedaan utama antara keduanya:

  1. Mitokondria merupakan organel besar, terikat membran, berbentuk kacang yang ditemukan di hampir semua jenis organisme eukariotik, juga dikenal sebagai ‘pembangkit tenaga sel’. Mitokondria bertanggung jawab dalam respirasi sel dan metabolisme energi. Sebaliknya, kloroplas hanya ditemukan di tanaman hijau dan di beberapa alga. Organel sel ini jauh lebih kompleks dan lebih besar dari mitokondria.
  2. Mitokondriaada dalam sel-sel semua jenis organisme aerob seperti tanaman dan hewan, sedangkan Kloroplas ada dalam tanaman hijau dan beberapa alga, protista seperti Euglena.
  3. Mitokondria dan Kloroplas memiliki dua ruang di dalamnya yang merupakan matriks dan krista di mitokondria, stroma, dan tilakoid dalam kloroplas.
  4. Membran tilakoid dalam kloroplas mengandung karotenoid, klorofil, dan pigmen fotosintesis, tetapi ini tidak ada dalam mitokondria. Mitokondria mengubah gula (glukosa) menjadi energi kimia yang disebut sebagai ATP (adenosin trifosfat), yang menggunakan oksigen dan melepaskan energi dengan memecah makanan organik dan pada gilirannya menghasilkan karbon dioksida bersama dengan air. Dalam kloroplas energi matahari disimpan, organel ini membantu dalam menyimpan energi, selanjutnya kloroplas juga menggunakan karbon dioksida dan air untuk membuat glukosa. Kloroplas melepaskan oksigen.

Kesamaan

  • Keduanya memiliki struktur membran ganda.
  • Kedua organel mengandung DNA dan RNA.
  • Keduanya memberikan energi ke sel.
  • Kedua organel mengandung enzim dan koenzim.
  • Ada keterlibatan oksigen dan karbon dioksida.
  • Fungsi unik lainnya adalah bahwa kedua organel dapat bergerak dari satu tempat ke tempat lain di dalam sel.

Kesimpulan

Dari artikel di atas, kami mengetahui bahwa, sebagai salah satu bagian paling penting dari sel eukariotik, kedua organel ini sangat penting dan berkontribusi secara merata terhadap pertumbuhan dan fungsi sel. Juga disimpulkan bahwa mitokondria sebelumnya adalah bakteri aerob yang hidup bebas, yang menjadi bagian dari sel eukariotik karena beberapa proses.

Kloroplas, bukan bagian dari semua sel eukariotik, seperti yang ditemukan pada tanaman hijau dan sedikit alga. Karena ini memainkan peran utama dalam proses fotosintesis, di mana tanaman menyiapkan makanan mereka dengan bantuan sinar matahari.

Categories: Biologi Sel