3 Alasan Mengapa Darah Berwarna Merah

Darah adalah cairan yang terdapat pada semua tingkat tinggi yang berfungsi mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme, dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri. Istilah medis yang berkaitan dengan darah diawali dengan kata hemo- atau hemato- yang berasal dari bahasa Yunani haima yang berarti darah.

Daftar Isi Artikel

Pertanyaan:

Mengapa Darah Berwarna Merah?

Jawaban:

3 Alasan Mengapa Darah Berwarna Merah
3 Alasan Mengapa Darah Berwarna Merah

Jawaban 1:

Darah berwarna merah karena terdiri dari sel-sel yang berwarna merah, yang disebut sel darah merah. Tetapi, untuk memahami mengapa sel-sel ini berwarna merah, Anda harus mempelajarinya pada tingkat molekuler. Di dalam sel darah merah ada protein yang disebut hemoglobin. Setiap protein hemoglobin terdiri dari subunit yang disebut heme, heme inilah yang memberi warna merah darah. Lebih khusus lagi, heme dapat mengikat molekul besi, dan molekul besi ini mengikat oksigen.

Sel darah berwarna merah karena interaksi antara zat besi dan oksigen. (Bahkan lebih khusus, darah terlihat merah karena ikatan kimia antara besi dan oksigen yang memantulkan cahaya.) Dan sangat penting bagi darah untuk dapat membawa oksigen karena ketika darah mengalir melalui paru-paru, darah mengambil oksigen, dan darah membawa oksigen ini ke seluruh tubuh sampai oksigen habis, darah kemudian kembali ke paru-paru untuk mendapatkan lebih banyak oksigen.

Jawaban 2:

Darah berwarna merah dari protein yaitu hemoglobin. Hemoglobin memiliki molekul yang disebut “heme” yang memiliki besi logam di dalamnya. Saat besi terkena oksigen, maka akan menjadi merah. Ketika besi dideoksigenasi, maka akan menjadi merah gelap.

Jawaban 3:

Darah berwarna merah karena adanya hemoglobin di dalam sel darah merah kita. Hemoglobin adalah protein yang membentuk kompleks dengan molekul besi dan mengangkut molekul oksigen ke seluruh tubuh.

Besi memiliki sifat memantulkan cahaya merah dan karena ada begitu banyak zat besi dalam darah kita, darah terlihat merah. Ketika hemoglobin membawa banyak oksigen (seperti ketika baru saja meninggalkan paru-paru), darah akan berwarna merah cerah. Ketika sebagian besar oksigen telah dilepaskan ke tubuh, darah berwarna merah gelap. Karena itu darah tidak pernah berwarna biru. Vena di bawah kulit berwarna terang dan tampak biru karena kulit mengubah sifat optik cahaya yang melewati kulit. Dengan kata lain, kulit mengubah cara cahaya dipantulkan dari darah dan kita menganggapnya sebagai warna yang berbeda.

Next Post

Pengertian Limpa, Fungsi dan Letaknya pada Tubuh

Limpa adalah organ terbesar dalam sistem limfatik. Ini adalah organ penting untuk menjaga cairan tubuh seimbang, tetapi dimungkinkan untuk manusia hidup tanpa limpa. Limpa terletak di bawah tulang rusuk dan di atas perut di kuadran kiri atas perut. Limpa berbentuk lunak dan umumnya berwarna ungu. Limpa terdiri dari dua jenis jaringan yang berbeda. […]
Pengertian Limpa
Please disable your adblock for read our content.
Segarkan Kembali