Apa Itu Amuba Menurut Biologi?

Apa Itu Amuba? – Amuba (bahasa inggris Amoeba) adalah salah satu dari beberapa protozoa kecil, bersel satu di filum Sarcodina. Amuba hidup di air tawar dan air asin, di tanah, dan sebagai parasit di bagian tubuh binatang yang lembab. Amuba tersusun atas sitoplasma (cairan sel) yang dibagi menjadi dua bagian: lapisan luar yang tipis, bening, seperti gel yang bertindak sebagai membran (ektoplasma); dan massa yang mengandung banyak air (endoplasma) yang mengandung struktur yang disebut organel. Amuba mungkin memiliki satu atau lebih inti, tergantung pada spesiesnya.

Kata amuba berasal dari kata Yunani yang berarti “berubah.” Amuba bergerak dengan terus-menerus mengubah bentuk tubuhnya, membentuk tambahan yang disebut pseudopoda (kaki palsu/kaki semu) ke mana tubuhnya kemudian mengalir.

Pseudopoda juga digunakan untuk mengelilingi dan menangkap makanan, terutama bakteri, alga, dan protozoa lainnya dari air di sekitarnya. Bukaan di membran memungkinkan partikel makanan, bersama dengan tetesan air, untuk memasuki sel, di mana mereka tertutup dalam ruang seperti gelembung yang disebut vakuola makanan. Di sana makanan dicerna oleh enzim dan diserap ke dalam sel. Vakuola makanan kemudian menghilang. Limbah cair dikeluarkan melalui membran.

Air dari lingkungan sekitarnya mengalir melalui ektoplasma amuba oleh proses yang disebut osmosis. Ketika terlalu banyak air terakumulasi dalam sel, kelebihannya ditutup dalam struktur yang disebut vakuola kontraktil dan disemprotkan kembali melalui membran sel. Membran juga memungkinkan oksigen untuk masuk ke dalam sel dan karbon dioksida untuk keluar.

Amuba biasanya bereproduksi secara aseksual dengan proses yang disebut pembelahan biner (membelah dua), di mana sitoplasma menjadi dua dan terpisah untuk membentuk dua organisme identik (sel anak). Ini terjadi setelah materi genetik (keturunan) induk amuba, yang terkandung dalam nukleus, direplikasi dan nukleus membelah (suatu proses yang dikenal sebagai mitosis). Dengan demikian, bahan turunan akan identik dalam dua sel anak. Jika amuba dipotong menjadi dua, setengah yang berisi nukleus dapat bertahan dan membentuk sitoplasma baru. Setengah tanpa inti segera mati, sehingga ini menunjukkan pentingnya nukleus dalam reproduksi.

Beberapa amuba melindungi tubuh mereka dengan menutupi diri mereka dengan butiran pasir. Yang lain mengeluarkan cangkang keras yang terbentuk di sekitar mereka yang memiliki lubang seperti mulut di mana Amuba memperpanjang pseudopodanya. Kerabat tertentu dari amuba memiliki organ penggerak mirip cambuk yang disebut flagella dan bukan pseudopoda. Ketika air atau makanan langka, beberapa amuba merespons dengan menggulung membentuk bola dan mengeluarkan pelindung tubuh yang disebut membran kista. Mereka ada dalam bentuk kista sampai kondisinya lebih baik untuk bertahan hidup di luar.

Struktur Amuba
Struktur Amuba

Istilah untuk diketahui

Reproduksi aseksual: Setiap proses reproduksi yang tidak melibatkan penyatuan dua individu dalam pertukaran materi genetik.

Sitoplasma: Substansi semifluid dari sel yang mengandung organel dan ditutup oleh membran sel.

Organel: Struktur fungsional dalam sitoplasma sel, biasanya tertutup oleh membrannya sendiri.

Osmosis: Pergerakan air melintasi membran semipermeabel dari area dengan konsentrasi lebih besar ke area dengan konsentrasi lebih rendah.

Protozoa: Organisme bersel tunggal, seperti binatang.

Pseudopod: Dari kata pseudo, yang berarti “false/palsu,” dan pod, yang berarti “kaki”; yaitu perpanjangan sementara dari sel yang digunakan dalam pergerakan dan tangkapan makanan. Disebut juga kaki semu

Beberapa spesies amuba umumnya mencari makan pada materi yang membusuk di dasar aliran air tawar dan kolam yang tergenang. Yang paling terkenal yaitu, Amoeba proteus, digunakan untuk penelitian pengajaran dan sel biologi. Spesies parasit termasuk Entamoeba coli, yang tinggal tidak berbahaya di usus manusia, dan Entamoeba histolytica, yang ditemukan di tempat-tempat di mana sanitasi buruk dan terbawa oleh air dan limbah yang tercemar. Infeksi dengan Entamoeba histolytica menyebabkan penyakit usus serius yang disebut disentri amuba, ditandai dengan diare berat, demam, dan dehidrasi.

Next Post

Apa Itu Hewan Amfibi dan Bagaimana Sejarahnya?

Apa Itu Amfibi – Amfibi adalah hewan berdarah dingin yang memiliki tulang punggung (termasuk vertebrata) dan mmiliki karakteristik pertengahan di antara ikan dan reptil. Mereka menghabiskan waktu di air dan di darat. Larva mereka (belum berkembang sepenuhnya) dewasa dalam air dan bernapas melalui insang, seperti ikan, sementara amfibi dewasa menghirup udara […]
Apa Itu Hewan Amfibi
Please disable your adblock for read our content.
Segarkan Kembali