Biografi Heinrich Rudolf Hertz (Penemu Satuan Hertz)

Biografi Heinrich Rudolf Hertz (Penemu Satuan Hertz)

Biografi Heinrich Rudolf Hertz -Mahasiswa dan Siswa fisika di seluruh dunia akrab dengan karya Heinrich Hertz, fisikawan Jerman yang membuktikan bahwa gelombang elektromagnetik itu ada. Karyanya dalam elektrodinamika membuka jalan bagi banyak penggunaan cahaya modern (juga dikenal sebagai gelombang elektromagnetik). Unit frekuensi yang digunakan fisikawan dinamai Hertz untuk menghormatinya.

Fakta Heinrich Hertz

  • Nama Lengkap: Heinrich Rudolf Hertz
  • Dikenal karena: Bukti adanya gelombang elektromagnetik, prinsip Hertz tentang kelengkungan terkecil, dan efek fotolistrik.
  • Lahir: 22 Februari 1857 di Hamburg, Jerman
  • Meninggal: 1 Januari 1894 di  Bonn, Jerman, pada usia 36
  • Orangtua: Gustav Ferdinand Hertz dan Anna Elisabeth Pfefferkorn
  • Pasangan: Elisabeth Doll, menikah tahun 1886
  • Anak-anak: Johanna dan Mathilde
  • Pendidikan: Fisika dan teknik mesin, adalah seorang profesor fisika di berbagai lembaga.
  • Kontribusi Signifikan: Terbukti bahwa gelombang elektromagnetik merambat dalam berbagai jarak di udara, dan merangkum bagaimana benda-benda dari bahan yang berbeda saling memengaruhi saat kontak.

Kehidupan Awal dan Pendidikan

Heinrich Hertz lahir di Hamburg, Jerman, pada tahun 1857. Orang tuanya adalah Gustav Ferdinand Hertz (seorang pengacara) dan Anna Elisabeth Pfefferkorn. Meskipun ayahnya terlahir sebagai orang Yahudi, ia masuk Kristen dan anak-anak dibesarkan sebagai orang Kristen.

Hertz muda dididik di Gelehrtenschule des Johanneums di Hamburg, di mana ia menunjukkan minat yang mendalam pada mata pelajaran ilmiah. Dia melanjutkan untuk belajar teknik di Frankfurt di bawah ilmuwan seperti Gustav Kirchhoff dan Hermann Helmholtz. Kirchhoff mengkhususkan diri dalam studi teori radiasi, spektroskopi, dan sirkuit listrik. Helmholtz adalah seorang ahli fisika yang mengembangkan teori tentang penglihatan, persepsi suara dan cahaya, dan bidang elektrodinamika dan termodinamika. Maka tidak heran, bahwa Hertz muda tertarik pada beberapa teori yang sama dan akhirnya pekerjaan hidupnya di bidang mekanika kontak dan elektromagnetisme.

Biografi Heinrich Rudolf Hertz (Penemu Satuan Hertz)
Biografi Heinrich Rudolf Hertz (Penemu Satuan Hertz)

Pekerjaan dan Kehidupan

Setelah mendapatkan gelar Ph.D. pada tahun 1880, Hertz mengambil serangkaian jabatan profesor di mana ia mengajar fisika dan mekanika teoretis. Dia menikahi Elisabeth Doll pada tahun 1886 dan mereka memiliki dua putri.

Disertasi doktor Hertz berfokus pada teori elektromagnetisme James Clerk Maxwell. Maxwell bekerja dalam fisika matematika sampai kematiannya pada tahun 1879 dan merumuskan apa yang sekarang dikenal sebagai Persamaan Maxwell. Mereka menggambarkan, melalui matematika, fungsi listrik dan magnet. Dia juga memprediksi keberadaan gelombang elektromagnetik.

Pekerjaan Hertz berfokus pada bukti itu, yang membutuhkan beberapa tahun untuk mencapainya. Dia membangun antena dipol sederhana dengan celah percikan di antara elemen-elemen, dan dia berhasil menghasilkan gelombang radio. Antara tahun 1879 dan 1889, ia melakukan serangkaian percobaan yang menggunakan medan listrik dan magnet untuk menghasilkan gelombang yang bisa diukur. Dia menetapkan bahwa kecepatan gelombang sama dengan kecepatan cahaya, dan mempelajari karakteristik medan yang ia hasilkan, mengukur besarnya, polarisasi, dan pantulannya. Pada akhirnya, karyanya menunjukkan bahwa cahaya dan gelombang lain yang ia ukur adalah semua bentuk radiasi elektromagnetik yang dapat didefinisikan oleh persamaan Maxwell. Dia membuktikan melalui karyanya bahwa gelombang elektromagnetik dapat dan bergerak di udara.

Selain itu, Hertz berfokus pada konsep yang disebut efek fotolistrik, yang terjadi ketika sebuah benda dengan muatan listrik kehilangan muatan itu dengan sangat cepat ketika terkena cahaya, dalam kasusnya, radiasi ultraviolet. Dia mengamati dan menggambarkan efeknya, tetapi tidak pernah menjelaskan mengapa itu terjadi. Itu diserahkan kepada Albert Einstein, yang menerbitkan karyanya sendiri tentang efeknya. Dia menyarankan bahwa cahaya (radiasi elektromagnetik) terdiri dari energi yang dibawa oleh gelombang elektromagnetik dalam paket kecil yang disebut kuanta. Studi Hertz dan karya Einstein akhirnya menjadi dasar bagi cabang penting fisika yang disebut mekanika kuantum. Hertz dan muridnya Phillip Lenard juga bekerja dengan sinar katoda, yang diproduksi di dalam tabung hampa udara oleh elektroda.

Heinrich Hertz
 Potret Heinrich Hertz dan gambar-gambar bidang listrik yang ia pelajari muncul pada prangko Jerman pada tahun 1994. Deutsche Bundespost.

Yang Hilang dari Hertz

Yang menarik, Heinrich Hertz tidak menganggap eksperimennya dengan radiasi elektromagnetik, khususnya gelombang radio, memiliki nilai praktis. Perhatiannya hanya terfokus pada eksperimen teoretis. Jadi, ia membuktikan bahwa gelombang elektromagnetik merambat melalui udara (dan ruang). Karyanya membuat orang lain bereksperimen lebih jauh dengan aspek lain dari gelombang radio dan perambatan elektromagnetik. Akhirnya, mereka menemukan konsep menggunakan gelombang radio untuk mengirim sinyal dan pesan, dan penemu lain menggunakannya untuk membuat telegrafi, siaran radio, dan akhirnya televisi. Namun, tanpa karya Hertz, penggunaan radio, TV, siaran satelit, dan teknologi seluler saat ini tidak akan ada. Juga tidak akan ilmu astronomi radio, yang sangat bergantung pada karyanya.

Minat Ilmiah Lainnya

Prestasi ilmiah Hertz tidak terbatas pada elektromagnetisme. Dia juga melakukan banyak penelitian tentang topik mekanika, yang mempelajari benda benda padat yang saling menyentuh. Pertanyaan besar dalam bidang studi ini berkaitan dengan tekanan yang dihasilkan benda satu sama lain, dan peran gesekan apa yang dimainkan dalam interaksi antara permukaannya. Ini adalah bidang studi penting dalam teknik mesin. Mekanik kontak mempengaruhi desain dan konstruksi pada benda-benda seperti mesin pembakaran, gasket, logam, dan juga benda-benda yang memiliki kontak listrik satu sama lain.

Karya Hertz dalam mekanika kontak dimulai pada 1882 ketika ia menerbitkan sebuah makalah berjudul “On the Contact of Solids Solids,“.

Kehidupan selanjutnya

Heinrich Hertz mengerjakan penelitian hingga kematiannya pada 1 Januari 1894. Kesehatannya mulai menurun beberapa tahun sebelum kematiannya, dan ada beberapa bukti dia menderita kanker. Tahun-tahun terakhirnya dilakukan dengan mengajar, penelitian lebih lanjut, dan beberapa operasi untuk kondisinya. Publikasi terakhirnya, sebuah buku berjudul “Die Prinzipien der Mechanik” (Prinsip-Prinsip Mekanika), dikirim beberapa minggu sebelum kematiannya.

Kehormatan

Hertz dihormati tidak hanya dengan menggunakan namanya untuk periode fundamental panjang gelombang, tetapi namanya muncul pada medali peringatan dan kawah di Bulan. Sebuah lembaga bernama Heinrich-Hertz Institute for Oscillation Research didirikan pada tahun 1928, yang sekarang dikenal sebagai Institut Fraunhofer untuk Telekomunikasi, Heinrich Hertz Institute, HHI. Tradisi ilmiah berlanjut dengan berbagai anggota keluarganya, termasuk putrinya Mathilde, yang menjadi ahli biologi terkenal. Keponakannya, Gustav Ludwig Hertz, memenangkan hadiah Nobel, dan anggota keluarga lainnya memberikan kontribusi ilmiah yang signifikan dalam bidang kedokteran dan fisika.

Referensi

  • “Heinrich Hertz and Electromagnetic Radiation.” AAAS – The World’s Largest General Scientific Society, www.aaas.org/heinrich-hertz-and-electromagnetic-radiation. www.aaas.org/heinrich-hertz-and-electromagnetic-radiation.
  • Molecular Expressions Microscopy Primer: Specialized Microscopy Techniques – Fluorescence Digital Image Gallery – Normal African Green Monkey Kidney Epithelial Cells (Vero), micro.magnet.fsu.edu/optics/timeline/people/hertz.html.
  • http://www-history.mcs.st-and.ac.uk/Biographies/Hertz_Heinrich.html“Heinrich Rudolf Hertz.” Cardan Biography, www-history.mcs.st-and.ac.uk/Biographies/Hertz_Heinrich.html.