Biografi Immanuel Kant (Filsuf Jerman)

Biografi Immanuel KantImmanuel Kant adalah seorang filsuf Jerman selama era pencerahan (enlightenment era) pada akhir abad ke-18. Karyanya yang paling terkenal adalah Critique of Pure Reason.

Ringkasan

Immanuel Kant lahir pada 22 April 1724, di Konigsberg, Prusia, atau yang sekarang bernama Kaliningrad, Rusia. Saat mengajar, ia menerbitkan makalah sains, termasuk “General Natural History and Theory of the Heavens” pada tahun 1755. Ia menghabiskan 15 tahun berikutnya sebagai dosen metafisika. Pada 1781, ia menerbitkan bagian pertama Critique of Pure Reason. Dia menerbitkan lebih banyak kritik pada tahun-tahun sebelum kematiannya pada 12 Februari 1804, di kota kelahirannya.

Masa muda

Immanuel Kant adalah anak keempat dari sembilan bersaudara yang lahir dari Johann Georg Cant dan Anna Regina Cant. Kemudian dalam hidupnya, Immanuel mengubah ejaan namanya menjadi Kantto untuk mematuhi praktik ejaan Jerman. Kedua orang tuanya adalah pengikut Pietisme, yaitu cabang Gereja Lutheran abad ke-18. Melihat potensi pada pemuda itu, seorang pendeta setempat mengatur pendidikan Kant saat muda. Saat di sekolah, Kant mendapatkan apresiasi mendalam untuk bahasa Latin klasik.

Pada tahun 1740, Kant mendaftar di Universitas Konigsberg sebagai mahasiswa teologi, tetapi segera tertarik pada matematika dan fisika. Pada 1746, ayahnya meninggal dan dia terpaksa meninggalkan universitas untuk membantu keluarganya. Selama satu dekade, ia bekerja sebagai guru privat untuk orang kaya. Selama waktu ini ia menerbitkan beberapa makalah yang membahas pertanyaan-pertanyaan ilmiah yang mengeksplorasi jalan tengah antara rasionalisme dan empirisme.

Biografi Immanuel Kant
Biografi Immanuel Kant

Sarjana dan Filsuf Lengkap

Pada tahun 1755, Immanuel Kant kembali ke Universitas Konigsberg untuk melanjutkan pendidikannya. Pada tahun yang sama ia menerima gelar doktor filsafat. Selama 15 tahun berikutnya, ia bekerja sebagai dosen dan pengajar serta menulis karya-karya besar tentang filsafat. Pada tahun 1770, ia menjadi profesor penuh di Universitas Konigsberg, mengajar metafisika dan logika.

Pada 1781, Immanuel Kant menerbitkan Critique of Pure Reason, sebuah karya besar dan salah satu yang paling penting dalam pemikiran Barat. Dia berusaha menjelaskan bagaimana akal dan pengalaman berinteraksi dengan pemikiran dan pemahaman. Proposal revolusioner ini menjelaskan bagaimana pikiran seseorang mengatur pengalaman untuk memahami cara kerja dunia.

Kant fokus pada etika, studi filosofis tentang tindakan moral. Dia mengusulkan hukum moral yang disebut “categorical imperative,” yang menyatakan bahwa moralitas berasal dari rasionalitas dan semua penilaian moral didukung secara rasional. Apa yang benar itu benar dan apa yang salah itu salah; tidak ada area abu-abu. Manusia diwajibkan untuk mengikuti perintah ini tanpa syarat jika mereka mengaku sebagai orang yang bermoral.

Tahun Selanjutnya

Meskipun Critique of Pure Reason menerima sedikit perhatian pada saat itu, Kant terus memperbaiki teorinya dalam serangkaian esai yang terdiri dari Critique of Practical Reason dan Critique of Judgement. Kant terus menulis tentang filsafat sampai tak lama sebelum kematiannya. Dalam tahun-tahun terakhirnya, ia menjadi sakit hati karena kehilangan ingatannya. Dia meninggal pada 1804 pada usia 80 tahun.

Next Post

Perbedaan Kurikulum dan Silabus (Lengkap)

Perbedaan Kurikulum dan Silabus – Kurikulum dan silabus adalah dua komponen penting dalam setiap program pendidikan. Kurikulum adalah serangkaian kursus/pembelajaran, yang ditawarkan di sekolah atau lembaga pendidikan. Silabus adalah garis besar fokus dari suatu subjek. Oleh karena itu,  perbedaan utama antara kurikulum dan silabus adalah bahwa kurikulum adalah seperangkat pedoman […]
kurikulum adalah seperangkat pedoman yang ditetapkan untuk pendidik sedangkan silabus adalah daftar konsep yang lebih deskriptif yang harus diajarkan di kelas.
Please disable your adblock for read our content.
Segarkan Kembali