Jenis-Jenis Hormon beserta Fungsi Hormon 2

Jenis-Jenis Hormon beserta Fungsi Hormon

Jenis-Jenis Hormon – Berbagai kelenjar ada dalam tubuh kita yang mengeluarkan hormon yang penting untuk pertumbuhan, perkembangan, reproduksi, dll. Hormon yang berbeda memiliki efek berbeda pada bentuk tubuh. Artikel ini membahas daftar jenis hormon penting dan fungsinya.

Hormon adalah zat kimia yang mengoordinasikan aktivitas organisme hidup dan juga pertumbuhannya. Hormon disekresikan oleh jaringan khusus dalam tubuh kita melalui kelenjar endokrin. Hormon yang berbeda memiliki efek yang berbeda pada bentuk tubuh. Beberapa hormon ini bekerja dengan cepat untuk memulai atau menghentikan suatu proses dan beberapa hormon akan terus bekerja dalam jangka waktu yang lama untuk menjalankan fungsinya.

Hormon membantu dalam pertumbuhan tubuh, perkembangan, metabolisme, fungsi seksual, reproduksi dll. Apa yang terjadi pada tubuh ketika hormon-hormon terlalu banyak atau terlalu sedikit?. Artikel ini akan menjawabnya dan membahas daftar jenis hormon penting yang diperlukan untuk fungsi tubuh kita.

Daftar hormon-hormon penting dan fungsinya.

1. Tiroid

Kelenjar tiroid pada dasarnya melepaskan dua hormon Triiodothyronine/tri-iodothironin (T3) dan Thyroxine/Tiroksin (T4), yang membantu mengendalikan metabolisme tubuh kita. Lebih lanjut, hormon-hormon ini mengatur berat badan, menentukan tingkat energi, suhu tubuh internal, kulit, rambut, dll.

2. Insulin

Pengertian Hormon dalam Biologi
Ilustrasi Hormon Insulin

Hormon ini dilepaskan oleh pankreas yang memungkinkan tubuh untuk menggunakan glukosa atau gula dari karbohidrat dalam makanan untuk energi atau untuk menyimpan glukosa untuk penggunaan di masa depan. Hormon ini membantu menjaga kadar gula darah yang terlalu tinggi yaitu hiperglikemia atau terlalu rendah yaitu hipoglikemia.

3. Estrogen

Merupakan hormon seks wanita yang dilepaskan oleh ovarium. Hormon ini bertanggung jawab untuk reproduksi, menstruasi dan menopause. Kelebihan estrogen dalam tubuh wanita meningkatkan risiko kanker payudara, kanker rahim, depresi, kemurungan dll. Jika kadar estrogen kurang dalam tubuh wanita menyebabkan jerawat, lesi kulit, kulit menipis, rambut rontok dll.

4. Progesteron

Hormon progesteron diproduksi di ovarium, plasenta ketika seorang wanita hamil dan kelenjar adrenalin. Progesteron merangsang dan mengatur berbagai fungsi serta memainkan peran penting dalam menjaga kehamilan. Progesteron membantu tubuh untuk mempersiapkan kehamilan dan mengatur siklus bulanan. Ketika kehamilan tidak terjadi, kadar progesteron turun dan siklus menstruasi terjadi. Hormon ini juga berperan dalam hasrat seksual.

Jenis-Jenis Hormon
Hormon Estrogen dan Hormon Progesteron

5. Prolaktin

Hormon ini dilepaskan oleh kelenjar pituitari setelah melahirkan anak untuk menyusui, yang memungkinkan wanita menyusui. Kadar hormon prolaktin meningkat selama kehamilan dan juga memainkan peran penting dalam kesuburan dengan menghambat hormon perangsang folikel (FSH) dan hormon pelepas gonadotropin (GnRH).

6. Testosteron

Testosteron adalah hormon seks pria. Testosteron adalah steroid anabolik yang membantu membangun otot-otot tubuh. Pada pria hormon ini memainkan peran penting dalam pengembangan jaringan reproduksi pria yaitu testis dan prostat. Testosteron juga membuat karakteristik seksual sekunder seperti meningkatkan massa otot dan tulang, pertumbuhan rambut tubuh dll. Jika testosteron yang dikeluarkan tidak mencukupi pada pria maka dapat menyebabkan kelainan termasuk kelemahan tulang.

7. Serotonin

Serotonin adalah hormon efek peningkat suasana hati. Serotonin terkait dengan pembelajaran dan memori, mengatur tidur, pencernaan, mengatur suasana hati, beberapa fungsi otot dll. Karena ketidakseimbangan serotonin dalam tubuh, otak tidak menghasilkan cukup hormon untuk mengatur suasana hati atau tingkat stres. Tingkat serotonin yang rendah menyebabkan depresi, migrain, kenaikan berat badan, insomnia, keinginan karbohidrat dll. Tingkat kelebihan serotonin dalam tubuh menyebabkan agitasi, tahap kebingungan, sedasi, dll.

8. Kortisol

Hormon ini diproduksi oleh kelenjar adrenal dan membantu Anda tetap sehat dan energik. Peran utamanya adalah mengendalikan stres fisik dan psikologis. Dalam kondisi berbahaya kortisol meningkatkan denyut jantung, tekanan darah, pernapasan dll. Pada saat-saat stres tubuh mengeluarkan kortisol untuk mengatasi situasi tersebut. Kortisol tingkat tinggi secara konsisten menyebabkan maag, tekanan darah tinggi, kegelisahan, kadar kolesterol tinggi dll. Demikian pula, kadar kortisol yang rendah dalam tubuh menyebabkan alkoholisme, kondisi yang bertanggung jawab atas sindrom kelelahan kronis, dll.

9. Adrenalin

Hormon adrenalin disekresikan di medula di kelenjar adrenal serta beberapa neuron sistem saraf pusat. Adrenalin juga dikenal sebagai hormon darurat karena memulai reaksi cepat yang membuat individu berpikir dan merespons dengan cepat terhadap stres. Adrenalin meningkatkan tingkat metabolisme, pelebaran pembuluh darah menuju ke jantung dan otak. Selama situasi yang penuh tekanan, adrenalin dengan cepat dilepaskan ke dalam darah, mengirimkan impuls ke organ-organ untuk menciptakan respons spesifik.

10. Hormon Pertumbuhan

Juga dikenal sebagai hormon somatotropin. Hormon ini pada dasarnya adalah hormon protein yang memiliki 190 asam amino yang disintesis dan disekresikan oleh sel-sel yang disebut somatotrof di hipofisis anterior. Hormon pertumbuhan merangsang pertumbuhan, regenerasi sel reproduksi sel dan meningkatkan metabolisme.

Jadi, sekarang Anda mungkin telah mengetahui tentang berbagai hormon dan fungsinya dalam tubuh manusia.