Pengertian Energi Kinetik, Rumusnya dan Energi Mekanik

Posted on

Apa itu Energi Kinetik

Energi kinetik, K , didefinisikan sebagai energi yang tersimpan dalam suatu objek karena gerakannya. Suatu benda bergerak memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaan dan dengan demikian dapat dikatakan memiliki energi. Ini disebut energi kinetik, dari kata Yunani kinetikos, yang berarti “gerakan.”

Energi kinetik tergantung pada kecepatan obyek dan kemampuan benda yang bergerak untuk melakukan pekerjaan pada objek lain ketika bertabrakan dengan mereka. Di sisi lain, energi kinetik suatu objek mewakili jumlah energi yang dibutuhkan untuk meningkatkan kecepatan benda dari keadaan diam (v = 0) ke kecepatan akhir. Energi kinetik juga bergantung secara linier pada massa, yang merupakan ukuran numerik dari inersia objek dan ukuran resistensi objek terhadap percepatan ketika sebuah gaya diterapkan.

Pengertian Energi Kinetik, Rumusnya dan Energi Mekanik
Pengertian Energi Kinetik, Rumusnya dan Energi Mekanik | MasterIPA.com

Rumus Energi Kinetik:

Energi Kinetik = ½ mv 2

Keterangan :
m = Massa (kg)
V = Kecepatan (m/s²)

Energi Mekanik

Pertama prinsip Konservasi Energi Mekanik dinyatakan:

Energi mekanik total (didefinisikan sebagai jumlah energi potensial dan kinetiknya) dari suatu partikel yang digerakkan oleh hanya gaya konservatif adalah konstan .

Sistem yang terisolasi adalah sistem di mana tidak ada gaya eksternal yang menyebabkan perubahan energi. Jika hanya kekuatan konservatif yang bertindak pada objek dan U adalah fungsi energi potensial untuk gaya konservatif total, maka

mekanik = U + K

Keteranngan:

E = Energi Mekanik
U = Energi Potensial
K = Energi Kinetik

Energi potensial, U , tergantung pada posisi suatu objek yang menjadi sasaran kekuatan konservatif.

persamaan energi potensial

Ini didefinisikan sebagai kemampuan objek untuk melakukan pekerjaan dan ditingkatkan ketika objek dipindahkan ke arah yang berlawanan dari arah gaya.

Energi potensial yang terkait dengan sistem yang terdiri dari Bumi dan partikel di dekatnya adalah  energi potensial gravitasi .

persamaan energi-potensial-gravitasi

Energi kinetik, K , bergantung pada kecepatan suatu objek dan kemampuan objek bergerak untuk melakukan pekerjaan pada objek lain ketika ia bertabrakan dengannya.

 K = ½ mv 2

Definisi yang disebutkan di atas ( mekanik = U + K ) mengasumsikan bahwa sistem bebas dari gesekan dan kekuatan non-konservatif lainnya . Perbedaan antara kekuatan konservatif dan non-konservatif adalah ketika kekuatan konservatif memindahkan objek dari satu titik ke titik lain, pekerjaan yang dilakukan oleh kekuatan konservatif tidak bergantung pada jalur.

Dalam situasi nyata, gaya gesekan dan gaya non-konservatif lainnya hadir, tetapi dalam banyak kasus efeknya pada sistem sangat kecil sehingga prinsip konservasi energi mekanik dapat digunakan sebagai pendekatan yang adil. Misalnya gaya gesekan adalah gaya non-konservatif, karena bertindak untuk mengurangi energi mekanik dalam suatu sistem.

Perhatikan bahwa kekuatan non-konservatif tidak selalu mengurangi energi mekanik. Gaya non-konservatif mengubah energi mekanik, ada kekuatan yang meningkatkan total energi mekanik, seperti gaya yang diberikan oleh motor atau mesin, juga merupakan kekuatan non-konservatif.

Gravatar Image
Seorang Guru dan Dosen. Aktif melakukan riset di bidang pendidikan dan fisika. Lulusan sarjana pendidikan Universitas Negeri Makassar dan magister Pascasarjana Universitas Negeri Makassar. Artikel dalam website ini valid dan dapat dipercaya kebenarannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *