Pengertian Filtrasi dan Proses Filtrasi (Kimia)

Pengertian Filtrasi dan Proses Filtrasi (Kimia)

Pengertian Filtrasi – Filtrasi adalah proses yang digunakan untuk memisahkan padatan dari cairan atau gas menggunakan media filter yang memungkinkan fluida lewat. Istilah “filtrasi” berlaku apakah filter itu mekanis, biologis, atau fisik. Cairan yang melewati filter disebut filtrat. Media filter dapat berupa filter permukaan, yang merupakan padatan yang menjebak partikel padat, atau filter kedalaman, yang merupakan lapisan material yang memerangkap padatan.

Filtrasi biasanya merupakan proses yang tidak sempurna. Sebagian cairan tetap berada di sisi umpan filter atau tertanam di media filter dan beberapa partikel padat kecil mencari jalan melalui filter. Sebagai teknik kimia dan teknik, selalu ada beberapa produk yang hilang, apakah itu cairan atau padat yang dikumpulkan.

Contoh Filtrasi

Filtrasi adalah teknik pemisahan yang penting di laboratorium, dan juga umum dalam kehidupan sehari-hari.

  • Menyeduh kopi adalah melewatkan air panas melalui kopi bubuk dan saringan. Kopi cair adalah filtratnya. Seduhan teh hampir sama, apakah Anda menggunakan kantong teh (kertas saring) atau bola teh (biasanya saringan logam).
  • Ginjal merupakan contoh dari filter biologis. Darah disaring oleh glomerulus. Molekul esensial diserap kembali ke dalam darah.
  • Pendingin udara dan banyak penyedot debu menggunakan filter HEPA untuk menghilangkan debu dari udara.
  • Banyak akuarium menggunakan filter yang mengandung serat yang menangkap partikel.
  • Filter sabuk memulihkan logam mulia selama penambangan.
  • Air di akuifer relatif murni karena telah disaring melalui pasir dan batuan permeabel di tanah.
Pengertian Filtrasi dan Proses Filtrasi (Kimia)
Pengertian Filtrasi dan Proses Filtrasi (Kimia)

Metode Filtrasi

Ada berbagai jenis penyaringan. Metode mana yang digunakan sangat tergantung pada apakah zat padat adalah partikulat (tersuspensi) atau dilarutkan dalam fluida.

  • Filtrasi Umum: Bentuk filtrasi yang paling dasar adalah menggunakan gravitasi untuk menyaring campuran. Campuran dituangkan dari atas ke media filter (misalnya, kertas saring) dan gravitasi menarik cairan ke bawah. Padatan dibiarkan pada filter, sedangkan cairan mengalir di bawahnya.
  • Filtrasi vakum: Sebuah  labu Buchner dan selang yang digunakan untuk menarik vakum untuk menyedot cairan melalui filter (biasanya dengan bantuan gravitasi). Ini sangat mempercepat pemisahan dan dapat digunakan untuk mengeringkan padatan. Teknik yang terkait menggunakan pompa untuk membentuk perbedaan tekanan di kedua sisi filter. Filter pompa tidak harus vertikal karena gravitasi bukan sumber perbedaan tekanan di sisi filter.
  • Filtrasi Dingin: Filtrasi dingin digunakan untuk mendinginkan larutan dengan cepat, sehingga mendorong pembentukan kristal kecil.
  • Filtrasi Panas: Dalam filtrasi panas, larutan, filter, dan corong dipanaskan untuk meminimalkan pembentukan kristal selama filtrasi. Corong tanpa batang berguna karena ada lebih sedikit area permukaan untuk pertumbuhan kristal. Metode ini digunakan ketika kristal akan menyumbat corong atau mencegah kristalisasi komponen kedua dalam campuran.

Terkadang alat bantu filter digunakan untuk meningkatkan aliran melalui filter. Contoh alat bantu filter adalah silika, tanah diatom, perlit, dan selulosa. Alat bantu filter dapat ditempatkan pada filter sebelum filtrasi atau dicampur dengan cairan. Alat bantu dapat membantu mencegah penyumbatan filter.

Filtrasi Versus Pengayakan

engayakan mengacu pada penggunaan mesh tunggal atau lapisan berlubang untuk mempertahankan partikel besar sementara memungkinkan lewatnya partikel yang lebih kecil. Dalam penyaringan, sebaliknya, filter adalah kisi atau memiliki banyak lapisan. Cairan mengikuti saluran dalam medium untuk melewati filter.

Alternatif untuk Filtrasi

Dalam beberapa situasi, ada metode pemisahan yang lebih baik daripada filtrasi. Misalnya, untuk sampel yang sangat kecil di mana penting untuk mengumpulkan filtrat, media filter mungkin menyerap terlalu banyak cairan. Dalam kasus lain, terlalu banyak padatan terperangkap dalam media filter. Dua proses lain yang dapat digunakan untuk memisahkan zat padat dari cairan adalah dekantasi dan sentrifugasi. Sentrifugasi melibatkan pemintalan sampel, memaksa benda padat yang lebih berat ke bagian bawah wadah. Dekantasi dapat digunakan setelah sentrifugasi atau lansung digunakan. Dalam dekantasi, cairan disedot atau dituang padatan setelah jatuh dari larutan.