Pengertian Momentum, Cara Menghitung dan Tumbukan, No ratings yet.

Diposting pada

Apa itu momentum?

Momentum adalah pengukuran massa yang bergerak. Setiap objek yang bergerak memiliki momentum. Dalam fisika, momentum suatu benda sama dengan massa kali kecepatannya.

momentum = kecepatan * massa

Momentum biasanya disingkat menggunakan huruf “p” sehingga persamaannya terlihat seperti:

 

p = m * v

 

di mana
p adalah momentum (kg m/s),
m adalah massa (kg)
dan
v adalah kecepatan (m/s)

Dari persamaan ini Anda dapat melihat bahwa kecepatan benda dan massa memiliki dampak yang sama terhadap jumlah momentum. Anda memiliki lebih banyak momentum saat berlari daripada saat berjalan. Dengan cara yang sama, jika sebuah mobil dan sepeda bergerak di jalan dengan kecepatan yang sama, mobil akan memiliki lebih banyak momentum.

Cara Mengukur Momentum

Momentum biasanya diukur dalam kilogram kali meter per detik (kg * m / s) atau newton second (Ns).

 

Momentum adalah Besaran Vektor

Karena kecepatan adalah besaran vektor maka, momentum juga merupakan vektor. Ini berarti bahwa selain besarnya momentum (yang diberikan oleh p = m * v), momentum juga memiliki arah. Arah momentum ditunjukkan oleh panah atau vektor.

Pengertian Momentum, Cara Menghitung, Tumbukan,
Gambar 1. Rumus Momentum

Tumbukan

Ketika dua benda saling bertabrakan, ini disebut tumbukan. Dalam fisika, tumbukan tidak harus melibatkan kecelakaan (seperti dua mobil menabrak satu sama lain), tetapi dapat berupa peristiwa di mana dua atau lebih objek bergerak saling memberikan kekuatan satu sama lain untuk periode waktu yang singkat.

Contoh:

  • Satu bola menabrak bola lain di meja biliar
  • Tongkat baseball memukul bola
  • Jari-jari Anda menekan tombol pada keyboard

 

Tumbukan dan Konservasi Momentum

Teori penting dalam fisika adalah hukum konservasi momentum. Hukum ini menjelaskan apa yang terjadi pada momentum ketika dua benda bertabrakan.

Hukum ini menyatakan bahwa ketika dua benda bertabrakan dalam sistem tertutup, momentum total kedua benda sebelum tabrakan adalah sama dengan total momentum kedua benda setelah tabrakan. Momentum setiap objek dapat berubah, tetapi momentum total harus tetap sama.

Contoh:

Baca:  Pengertian Usaha dalam Fisika, Cara Mengukur, Fakta-Fakta

Jika bola merah dengan massa 10 kg bergerak ke timur dengan kecepatan 5 m / s dan bertabrakan dengan bola biru dengan massa 20 kg yang bergerak ke barat dengan kecepatan 10 m / s, apa hasilnya ?

Pertama-tama kita mencari tahu momentum setiap bola sebelum tabrakan:

Bola merah = 10 kg * 5 m / s = 50 kg m / s timur
Bola biru = 20 kg * 10 m / s = 200 kg m / s barat

Momentum yang dihasilkan adalah:

200 kg m/s  – 50 kg m/s = 150 kg m/s

Kedua bola bergerak dengan momentum 150 kg m / s ke arahbarat

 

Fakta Menarik tentang Momentum dan Tumbukan

 

  • Tidak ada sumber pasti mengapa “p” digunakan sebagai simbol untuk momentum. Kemungkinan berasal dari kata Latin “petere” yang berarti “pergi ke arah“. Ilmuwan tidak dapat menggunakan simbol “m” karena sudah digunakan untuk massa.
  • Perubahan momentum disebut impuls.
  • Tumbukan elastis adalah tumbukan di mana tidak ada energi kinetik yang hilang.
  • Tumbukan tidak elastis adalah salah satu di mana beberapa energi kinetik dari tubuh yang bertabrakan hilang. Ini karena energi diubah menjadi jenis energi lain seperti panas atau suara.
  • Mundurnya pistol yang ditembakkan adalah karena kekekalan momentum. Pistol bergerak kembali dengan kecepatan lebih rendah daripada peluru karena massanya yang lebih besar.

 

Contoh Soal Momentum

[qsm quiz=1]

Bagaimana Artikel Kami?

Gambar Gravatar
Seorang Guru dan Dosen. Aktif melakukan riset di bidang pendidikan dan fisika. Lulusan sarjana pendidikan Universitas Negeri Makassar dan magister Pascasarjana Universitas Negeri Makassar. Artikel dalam website ini valid dan dapat dipercaya kebenarannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *