Pengertian Sublimasi, Contoh dan Manfaat Sublimasi

Pengertian Sublimasi, Contoh dan Manfaat Sublimasi

Pengertian Sublimasi – Sublimasi adalah perubahan dari fase zat padat ke fase zat gas tanpa melewati fase zat cair. Transisi fase endotermik ini terjadi pada suhu dan tekanan di bawah titik tripel.

Menurut Wikipedia titik tripel sebuah zat merupakan suhu dan tekanan ketika tiga fase (gas, cair, dan padat) zat tersebut berada dalam kesetimbangan termodinamika. Sebagai contoh, titik tripel raksa terdapat pada suhu −38,8344 °C dan tekanan 0,2 mPa.

Selain titik tripel antara zat padat, cair, dan gas, terdapat pula titik-titik tripel yang melibatkan lebih dari satu fase padat untuk zat yang memiliki banyak polimorf. Helium-4 merupakan contoh kasus khusus di mana titik tripelnya melibatkan dua fase cair yang berbeda (lihat pula titik lambda). Secara umum, sebuah sistem dengan kemungkinan jumlah fase p

Istilah ini hanya berlaku untuk perubahan fisik keadaan dan bukan pada transformasi padatan menjadi gas selama reaksi kimia. Misalnya, ketika lilin dibakar, parafin diuapkan dan bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan karbon dioksida dan air namun Ini bukan sublimasi.

Proses sublimasi yang berlawanan, di mana gas mengalami perubahan fase menjadi bentuk zat padat, disebut pengendapan atau desublimasi.

Contoh Sublimasi

  • Es kering (dry ice) adalah karbon dioksida padat. Pada suhu dan tekanan ruangan es kring menyublim menjadi uap karbon dioksida.
  • Freezer burn hasil dari sublimasi es menjadi uap air.
  • Pada suhu yang tepat, unsur-unsur yodium dan arsenik akan berusblimasi dari zat padat menjadi bentuk gas.
  • Naphthalene, bahan kimia yang biasa digunakan di kapur barus, siap disublimasikan pada suhu dan tekanan ruangan.
  • Air es akan menyublim, meskipun lebih lambat dari es kering. Efeknya kadang-kadang terlihat  di atas lapangan bersalju ketika matahari bersinar, namun suhunya dingin.
Pengertian Sublimasi, Contoh dan Manfaat Sublimasi
Pengertian Sublimasi, Contoh dan Manfaat Sublimasi

Aplikasi/Manfaat Praktis Sublimasi

  • Sublimasi dan erosi menyebabkan ablasi, suatu proses yang merusak gletser.
  • Sublimasi yodium dapat digunakan untuk mengungkapkan sidik jari laten di atas kertas.
  • Sublimasi digunakan untuk memurnikan senyawa. Ini sangat berguna untuk senyawa organik.
  • Karena es kering menyublimasi dengan mudah, senyawa ini digunakan untuk menghasilkan efek kabut.