Pengertian Supernova dan Pembentukan Supernova

Pengertian Supernova – Para astronom kuno menetapkan kata nova yang berasal dari bahasa Latin untuk “baru,” pada setiap bintang terang yang tiba-tiba muncul di langit. Mereka menyebut bintang baru yang sangat terang sebagai supernova.

Astronom modern sekarang tahu bahwa supernova adalah salah satu peristiwa paling ganas di alam semesta berupa ledakan besar bintang. Hanya bintang-bintang yang relatif besar (yang memiliki 1,5 kali massa Matahari atau lebih) meledak menjadi supernova pada akhir kehidupannya. Begitu sebuah bintang menggunakan semua bahan bakar nuklirnya, bintang itu mulai runtuh dengan sendirinya. Selama proses ini, energi dilepaskan dan lapisan luar bintang didorong keluar. Lapisan-lapisan ini besar dan bintang pada titik ini dianggap sebagai raksasa merah. Bintang itu terus berkembang, dan segera meledak keluar dengan kekuatan besar. Sebagai hasil dari ledakan, bintang itu melepaskan lapisan atmosfer luarnya dan bersinar lebih terang daripada bintang-bintang lainnya di galaksi.

Apa yang terjadi selanjutnya tergantung pada massa asli bintang. Bintang-bintang hingga tiga kali massa Matahari berakhir sebagai bintang atau pulsar neutron yang padat (bintang-bintang yang berputar cepat yang memancarkan berbagai gelombang radio pada interval yang tepat). Bintang-bintang lebih dari tiga kali massa Matahari runtuh, secara teori, untuk membentuk lubang hitam (sebuah jurang tak terhingga dari mana tidak ada yang bisa lolos).

Daftar Isi Artikel

Istilah

Lubang hitam (black hole): Sisa-sisa bintang masif yang telah membakar bahan bakar nuklirnya dan runtuh di bawah gaya gravitasi yang luar biasa menjadi satu titik massa dan gravitasi tak terbatas.

Neutrino: Partikel subatom berenergi tinggi tanpa muatan listrik dan tanpa massa, atau massanya terlalu kecil sehingga tidak terdeteksi.

Bintang neutron: Sisa-sisa bintang yang sangat padat dan terisi neutron mengikuti supernova.

Fusi nuklir: Penggabungan dua inti hidrogen menjadi satu inti helium, dengan sejumlah besar energi yang dilepaskan dalam prosesnya.

Pulsar: Bintang neutron yang berputar dan berkedip dengan cepat.

Gelombang radio: Radiasi elektromagnetik atau energi yang dipancarkan dalam bentuk gelombang atau partikel.

Pembentukan supernova

Para astronom tidak tahu apa yang menyebabkan sebuah bintang meledak menjadi supernova hingga tahun 1939, ketika seorang astrofisika Amerika kelahiran India, Subrahmanyan Chandrasekhar (1910–1995) menyatukan urutan peristiwa yang mengarah ke supernova. Dia juga menghitung angka untuk massa bintang (dikenal sebagai batas Chandrasekhar) yang akan menentukan apakah akan berakhir menjadi bintang neutron atau lubang hitam.

Supernova 1987A
Supernova 1987A

Berbagai teori telah diajukan untuk menjelaskan alasan mengapa sebuah bintang meledak ke arah luar sambil ambruk ke dalam. Salah satu teori adalah bahwa ledakan itu disebabkan oleh ledakan final fusi nuklir yang tidak terkendali. Teori yang lebih baru adalah bahwa ledakan itu disebabkan oleh keliarnya gelombang partikel subatom berenergi tinggi yang disebut neutrino (partikel netral elektrik dalam kelompok lepton). Teori neutrino memperoleh penerimaan yang lebih besar setelah supernova tahun 1987 di Awan Magellan Besar. Tepat sebelum supernova mulai terlihat, gelombang neutrino terdeteksi di laboratorium seluruh dunia. Supernova ini disebut Supernova 1987A, adalah yang pertama kali terlihat oleh mata telanjang sejak tahun 1604.

Next Post

Pengertian Telegraf, Sejarah Telegraf, dan Telegraf Modern

Pengertian Telegraf – Telegraf adalah sistem yang mentransmisikan informasi yang dikodekan dengan sinyal melintasi jarak. Meskipun kata telegraf biasanya dikaitkan dengan pengiriman pesan melalui arus listrik, kata itu awalnya digunakan untuk menggambarkan sistem visual untuk mengirim pesan berkode. Sampai telepon menjadi sistem yang bisa diterapkan, telegraf adalah sarana komunikasi standar di […]
Telegraf Morse
Please disable your adblock for read our content.
Segarkan Kembali