Pengertian Terapi Rogerian (Terapi dari Carl Rogers)

Pengertian Terapi Rogerian – Terapi Rogerian, dibuat oleh Carl Rogers, adalah teknik terapi di mana klien mengambil peran aktif dalam sesi terapi. Terapi ini didasarkan pada gagasan bahwa klien tahu apa yang terbaik, dan bahwa peran terapis adalah untuk memfasilitasi lingkungan di mana klien dapat membawa perubahan positif.

Terapi rogerian kadang-kadang disebut terapi nondirektif karena otonomi yang diberikan kepada klien. Bukan terapi yang memutuskan apa yang dibahas tetapi klien. Seperti yang dijelaskan Rogers , “Klienlah yang tahu apa yang menyakitkan, arah mana yang harus dituju, masalah apa yang krusial, pengalaman apa yang telah terkubur dalam-dalam.”

It is the client who knows what hurts, what directions to go, what problems are crucial, what experiences have been deeply buried.” Carl Rogers

Penjelasan Terapi Rogerian

Carl Rogers percaya bahwa semua orang memiliki kemampuan untuk membawa perubahan positif dalam hidup mereka. Dia mengembangkan terapi berpusat pada orang (atau Rogerian) sebagai teknik untuk memberikan klien otonomi yang lebih besar dalam sesi terapi. Pendekatan Rogers terhadap psikoterapi dianggap humanistik karena berfokus pada potensi positif individu.

Dalam terapi Rogerian, terapis biasanya menahan diri untuk tidak memberikan saran atau membuat diagnosis formal. Sebaliknya, peran utama terapis adalah mendengarkan dan menyatakan kembali  apa yang dikatakan klien. Terapis rogerian mencoba untuk menahan diri dari menawarkan interpretasi mereka sendiri dari peristiwa atau dari membuat saran eksplisit tentang uatu situasi.

Misalnya, jika klien melaporkan perasaan tertekan tentang fakta bahwa seorang rekan kerja menerima penghargaan dari bos untuk proyek yang sebenarnya dikerjakan klien, terapis Rogerian mungkin berkata, “Jadi, sepertinya Anda kesal karena atasan Anda tidak mengenali Anda. kontribusi. ”Dengan cara ini, ahli terapi Rogerian berupaya memberi klien lingkungan untuk mengeksplorasi pikiran dan perasaan mereka sendiri dan memutuskan sendiri cara membawa perubahan positif.

Komponen Kunci Terapi Rogerian

Menurut Rogers, psikoterapi yang sukses selalu memiliki tiga komponen utama :

  • Empati Terapis Rogerian berusaha mengembangkan pemahaman empatik tentang pikiran dan perasaan klien mereka. Ketika terapis memiliki pemahaman yang akurat tentang pemikiran klien dan menyatakan kembali apa yang klien katakan, klien dapat mengetahui arti dari pengalamannya sendiri.
  • Kesesuaian. Terapis rogerian berusaha untuk kongruensi; yaitu, sadar diri, asli, dan otentik dalam interaksi mereka dengan klien.
  • Penghargaan positif tanpa syarat. Terapis rogerian menunjukkan belas kasihan dan penerimaan terhadap klien. Terapis harus berusaha untuk tidak menghakimi dan menerima klien tanpa tergantung (dengan kata lain, penerimaan mereka terhadap klien tidak tergantung pada apa yang klien katakan atau lakukan).
Pengertian Terapi Rogerian (Terapi dari Carl Rogers)
Pengertian Terapi Rogerian (Terapi dari Carl Rogers)

Karya Rogers Selanjutnya

Pada tahun 1963, Rogers mulai bekerja di Institut Ilmu Perilaku Barat di La Jolla, California. Belakangan, ia ikut mendirikan  Center for Studies of the Person, sebuah organisasi yang masih aktif sampai sekarang. Di California, Rogers berupaya menerapkan idenya di luar pengaturan terapi tradisional. Sebagai contoh, ia menulis tentang pendidikan di Freedom to Learn: A View of What Education Might Become, diterbitkan pada tahun 1969. Rogers mendukung pembelajaran yang berpusat pada siswa: suasana pendidikan di mana siswa dapat mengejar minat mereka, daripada secara pasif menyerap minat guru.

Rogers juga menerapkan idenya tentang empati, kongruensi, dan penghargaan positif tanpa syarat terhadap konflik politik. Dia memimpin “pertemuan kelompok” antara kelompok-kelompok yang berkonflik, dengan harapan bahwa teknik terapinya dapat meningkatkan hubungan politik. Dia memimpin pertemuan kelompok di Afrika Selatan selama apartheid, dan antara Protestan dan Katolik di Irlandia Utara. Pekerjaan Rogers membuatnya mendapatkan pujian dari Jimmy Carter dan nominasi untuk Hadiah Nobel Perdamaian.

Pengaruh Terapi Rogerian Hari Ini

Carl Rogers meninggal pada tahun 1987, tetapi karyanya terus memiliki pengaruh besar pada psikoterapis. Banyak terapis menggabungkan unsur-unsur terapi yang berpusat pada klien dalam praktik mereka saat ini, terutama melalui  pendekatan eklektik, di mana mereka dapat menggabungkan beberapa jenis terapi menjadi satu sesi.

Komponen-komponen penting terapi yang dikemukakan Rogers (empati, kesesuaian, dan hal positif tanpa syarat) dapat digunakan oleh setiap terapis, terlepas dari pendekatan khusus mereka terhadap terapi. Saat ini, terapis mengakui bahwa hubungan yang efektif antara klien dan terapis (disebut aliansi terapeutik atau hubungan terapeutik) adalah kunci untuk terapi yang sukses.

Kunci Terapi Rogerian

  • Carl Rogers mengembangkan suatu bentuk psikoterapi yang disebut terapi berpusat pada klien, atau terapi yang berpusat pada orang.
  • Dalam terapi yang berpusat pada klien, klien memimpin sesi terapi, dan terapis berfungsi sebagai fasilitator, dan sering menyatakan kembali apa yang dikatakan klien.
  • Terapis berusaha untuk memiliki pemahaman empatik klien, memiliki kesesuaian dalam sesi terapi, dan mengkomunikasikan penghargaan positif tanpa syarat untuk klien.
  • Di luar psikologi, Rogers menerapkan idenya di bidang pendidikan dan konflik internasional.
Next Post

Biografi George Gerbner

Biografi George Gerbner – Dilahirkan di Budapest, Hongaria, pada 8 Agustus 1919, George Gerbner memiliki minat awal pada cerita rakyat dan mahir sebagai penyair. Ia mendaftar di Universitas Budapest pada tahun 1938 setelah memenangkan hadiah pertama dalam sastra Hongaria dalam kompetisi nasional siswa sekolah menengah. Namun, pada tahun 1939, ia melarikan […]
Biografi George Gerbner
Please disable your adblock for read our content.
Segarkan Kembali