Pengertian Unsur Arsen Kimia

Diposting pada

Pengertian Unsur ArsenArsen adalah unsur paling banyak kedua puluh di kerak bumi, rata-rata konsentrasi nya sekitar 2 ppm. Arsenopyrite (FeAsS) adalah mineral yang paling umum. Arsen terjadi secara luas di alam, dan paling melimpah di bijih sulfida dan produk dari letusan gunung berapi. Konsentrasi arsen dalam batuan dan tanah sangat bervariasi; konsentrasi tertinggi berada di daerah mineralisasi sulfida hidrotermal.

Arsen memiliki dua keadaan oksidasi yang umum: +5 yang dominan, dan yang kurang stabil secara termodinamik yaitu +3. Arsen memiliki dua puluh tiga isotop; dari jumlah tersebut, satu (massa 75) stabil. Isotop lainnya memiliki waktu paruh yang sangat singkat.

Baca:  Pengertian Isotop, Notasinya dan Contoh Isotop

Jumlah jejak arsen terjadi di air tanah yang dapat menyebabkan kanker manusia pada konsentrasi dalam air minum sekitar 300 ppb. Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA) telah mengusulkan menurunkan konsentrasi arsen maksimum yang diijinkan dalam air minum AS dari 50 menjadi 5 ppb. Batas bawah yang terakhir masih kontroversial.

Sifat-sifat arsen sulfida diketahui oleh dokter dan “peracun profesional” pada abad ke-5 SM Albertus Magnus (1193-1280) dipercaya memiliki unsur arsen yang diisolasi dengan memanaskan auripigment (As2S) dengan sabun.

Efek menguntungkan dari senyawa arsen telah dikenal sejak lama. Arsen penting dalam pengembangan metalurgi pada awal Zaman Perunggu, dan kemudian sebagai pigmen dan sebagai bahan perang pembakar. Sejak zaman kuno dan klasik formulasi arsen telah diresepkan untuk menyembuhkan penyakit.

Unsur Arsen
Unsur Arsen

Senyawa arsen secara historis adalah bahan alkimia dan seni keracunan rahasia adalah bagian dari kehidupan sosial dan politik banyak masyarakat. Toksisitas arsenik mengakibatkan kematian pelukis yang mencampur pigmen arsen.

Antara tahun 1850 dan 1950 manusia terbiasa terkena arsen dalam bidang kedokteran, makanan, udara, dan air. Produk konsumen dari periode yang mengandung arsenik termasuk pigmen, sabun yang diberi obat, larutan pembalseman, amplop perekat, gelas, bubuk lalat, dan racun tikus.

Saat ini arsen adalah bagian dari pengawet kayu, beberapa pestisida, paduan non- ferrous, dan pembuatan semikonduktor. Arsen dapat terlepas ke lingkungan dari peleburan logam dan pembakaran batu bara.

Gambar Gravatar
Seorang Guru dan Dosen. Aktif melakukan riset di bidang pendidikan dan fisika. Lulusan sarjana pendidikan Universitas Negeri Makassar dan magister Pascasarjana Universitas Negeri Makassar. Artikel dalam website ini valid dan dapat dipercaya kebenarannya.