Perbedaan Antara Alga dan Lumut (Lengkap) 2

Perbedaan Antara Alga dan Lumut (Lengkap)

Perbedaan utama antara Alga dan Lumut adalah bahwa Alga merupakan tanaman sel tunggal, dikumpulkan bersama dan tumbuh dalam bentuk klaster sedangkan Lumut adalah tanaman kecil yang ditemukan di darat dan dikenal sebagai bryophyta.

Alga dan Lumut

Alga adalah sebagian besar tanaman air sedangkan lumut sebagian besar tanaman darat. Ilmu yang memeplajari alga disebut algologi sedangkan ilmu yang mempelajari lumut disebut briologi. Alga lebih besar di sisi lain lumut adalah tanaman kecil. Alga dikenal sebagai tanaman thallus sedangkan lumut dikenal sebagai bryophyta. Alga tidak memiliki struktur atau daun seperti benang sedangkan lumut berserat, berkisi dan berbulu. Alga ditemukan di tempat basah sementara lumut ditemukan di daerah kering. Ada lebih dari 30.000 spesies alga, di sisi lain, 12.000 spesies lumut ditemukan. Alga adalah uniseluler dan multiseluler sedangkan lumut selalu multiseluler.

Tabel perbandingan

AlgaLumut
Alga adalah sel tunggal, kelompok polifiletik tanaman thallus bawahKelompok beragam tanaman kecil yang tidak memiliki jaringan khusus untuk mengalirkan air
Ilmu yang mempelajari
Ilmu pengetahuan yang mempelajari alga dikenal sebagai algologiCabang ilmu yang mempelajari lumut disebut briologi
Jumlah spesies
Lebih dari 30.000 spesies ganggang ditemukanLebih dari 12.000 spesies lumut ditemukan
Struktur
Alga adalah organisme multiseluler, uniseluler, dan kolonialLumut adalah organisme multiseluler
Ukuran
Ukuran alga beberapa mikrometer hingga beberapa meterLumut selalu berukuran kurang dari 1 cm hingga 10-20 cm
Habitat
Alga adalah tanaman air, tetapi beberapa juga hidup di tempat yang lembabLumut sebagian besar tanaman darat, tetapi beberapa telah beradaptasi untuk hidup di lingkungan laut
Tempat hidup
MengambangSelalu terikat
Divisi
Alga dibagi menjadi diatom, alga merah, hijau dan coklatLumut dibagi menjadi lumut tanduk, bryofit, lumut hati dan lumut gambut
Penggunaan
Alga digunakan dalam industri makanan dan farmasiLumut digunakan sebagai pupuk, untuk pertumbuhan tanaman, untuk penyembuhan dan pengobatan penyakit rheumatoid
Contohnya
Spirogyra, ulva, sargassum, ectocarpus, melosira dan corallineNotothylus, bryum, megaceros, lunularia dan sphagnum

Apa itu Alga?

Alga
Alga

Alga adalah kelompok polifiletik dari organisme yang lebih rendah. Alga termasuk organisme bersel tunggal dan multiseluler serta hidup koloni. Semua alga adalah eukariota fotosintesis, memiliki klorofil dan kloroplas. Alga ditemukan baik di air tawar dan air laut. Alga adalah semua organisme akuatik yang juga dikenal sebagai tanaman thallus yang lebih rendah, tetapi tidak memiliki batang, daun, dan akar, oleh karena itu, tubuh alga dikenal sebagai thallus.

Semua jenis alga adalah organisme akuatik, tetapi beberapa alga telah beradaptasi untuk hidup di tanah basah, batu basah, dan kulit pohon, juga dapat ditemukan dalam bentuk mengambang atau melekat pada dasar cekungan air oleh sel-sel khusus. Beberapa alga memiliki panjang sekitar 30-60 meter. Beberapa alga coklat tersebar di kedalaman 40-50 meter. Alga menunjukkan strategi reproduksi dari aseksual sederhana hingga reproduksi seksual kompleks. Alga dibagi lagi menjadi beberapa jenis yaitu:

  • Alga Hijau: Alga yang memiliki pigmen dominan dalam klorofil mirip selnya dikenal sebagai ganggang hijau.
  • Alga Coklat: Alga yang mendominasi pigmen coklat dan kuning-coklat dalam kloroplasnya dikenal sebagai ganggang coklat.
  • Alga Merah: Alga yang memiliki pigmen merah di kloroplasnya disebut alga merah.
  • Diatom: Alga yang dinding selnya tersusun atas silikon dioksida dan kloroplas selnya memiliki pigmen berwarna kekuningan-coklat.

Contohnya

Spirogyra, ulva, sargassum, ectocarpus, melosira dan coralline.

Apa itu Lumut?

Jenis Lumut
Jenis Lumut

Lumut adalah kelompok tanaman paraphyletic yang lebih tinggi. Mereka tidak memiliki jaringan khusus untuk mengalirkan air. Lumut tidak memiliki akar tetapi mereka memiliki rizoid. Mereka bereproduksi dengan kedua jenis reproduksi seksual dan aseksual, tetapi dalam kasus reproduksi aseksual, mereka membutuhkan air. Lumut adalah tanaman multiseluler, tahunan dan abadi. Lumut adalah tanaman darat, tetapi ada juga beberapa lumut yang telah beradaptasi untuk hidup di air. Ada dua kelas utama dalam Phylum Bryophyta. Kelas-kelas tersebut adalah Hepaticae yang mencakup lumut hati dan musci, yang termasuk lumut. Mereka terbatas pada sebagian besar tempat-tempat yang lembab dan teduh. Pergantian generasi juga hadir dalam kasus lumut di mana gametofit lebih dominan. Gametofit berlabuh ke tanah oleh rizoid kecil. Lumut dibagi menjadi yang berikut:

  • Bryophytes: Lumut yang tingginya biasanya 1-10 cm. Mereka tumbuh di jumbai padat di tempat-tempat yang lembab. Mereka memiliki daun, daun, dan rizoid yang berbeda.
  • Hornwort: Mereka adalah kelompok tanaman terestrial tertua. Pada sebagian besar spesiesnya, sel mengandung satu kloroplas. Mereka menempel ke tanah dengan rizoid sederhana.
  • Liverwort: Mereka kecil, tidak teratur dan seperti tanaman. Mereka menutupi area yang luas dari tanah, pohon, batu, dan permukaan lainnya.
  • Lumut gambut: Mereka ditemukan di rawa gambut. Sebagian besar spesies mereka berwarna merah dan cokelat. Batang mereka tumbuh di tumpukan. Batangnya mengandung satu atau dua lapisan sel mati yang digunakan untuk transportasi air.

Contohnya

Notothylus, Bryum, megaceros, lunularia, dan sphagnum.

Perbedaan utama

  1. Alga adalah tanaman thallus yang lebih rendah sedangkan lumut adalah kelompok polyphyletic dari tanaman yang lebih tinggi.
  2. Alga bersifat uniseluler dan multiseluler sedangkan lumut bersifat multiseluler.
  3. Alga tidak memiliki akar, batang, dan daun yang nyata, sedangkan lumut memiliki diferensiasi dalam batang dan daun.
  4. Pergantian generasi tidak terjadi pada alga sedangkan lumut memiliki pergantian generasi.

Kesimpulan

Kesimpulan dari artikel ini adalah bahwa alga adalah uniseluler serta multiseluler, tanaman thallus lebih rendah yang ditemukan di air tawar atau air laut di sisi lain lumut adalah tanaman polyphyletic yang lebih tinggi yang tidak memiliki jaringan khusus untuk mengalirkan air dan merupakan tanaman terestrial.