Perbedaan Antara Penelitian Tindakan dan Studi Kasus

Diposting pada

Perbedaan Penelitian Tindakan dan Studi KasusPenelitian adalah studi yang cermat terhadap bidang atau masalah tertentu untuk menemukan fakta atau prinsip baru. Penelitian tindakan dan studi kasus adalah dua jenis penelitian, yang umunya digunakan dalam bidang ilmu sosial dan humaniora. Perbedaan utama antara penelitian tindakan dan studi kasus adalah tujuannya, dimana  penelitian tindakan bertujuan untuk memecahkan masalah langsung sedangkan studi kasus bertujuan untuk memberikan analisis mendalam tentang situasi atau kasus selama periode waktu yang lama.

Apa itu Penelitian Tindakan

Penelitian tindakan adalah jenis studi penelitian yang dimulai untuk memecahkan masalah langsung. Penelitian ini melibatkan berbagai metode penelitian analitis, investigatif dan evaluatif yang dirancang untuk mendiagnosis dan menyelesaikan masalah. Penelitian ini didefinisikan sebagai “proses penyelidikan yang dilakukan secara disiplin oleh mereka yang mengambil tindakan. Alasan utama terlibat dalam penelitian tindakan adalah untuk membantu “peneliti” dalam meningkatkan dan/atau menyempurnakan tindakannya “(Sagor, 2000). Jenis penelitian ini biasanya digunakan di bidang pendidikan. Studi penelitian tindakan umumnya adalah konduktor oleh pendidik, yang juga bertindak sebagai peserta.

Di sini, seorang peneliti perorangan atau sekelompok peneliti mengidentifikasi suatu masalah, memeriksa penyebabnya dan mencoba untuk menemukan solusi untuk masalah tersebut. Proses penelitian tindakan adalah sebagai berikut.

Proses Penelitian Tindakan

  • Identifikasi masalah untuk diteliti
  • Teori yang memperjelas
  • Identifikasi pertanyaan penelitian
  • Kumpulkan data tentang masalah tersebut
  • Atur, analisis, dan interpretasikan data
  • Buat rencana untuk mengatasi masalah tersebut
  • Laksanakan rencana yang disebutkan di atas
  • Mengevaluasi hasil tindakan yang diambil

Proses di atas akan terus berulang. Penelitian tindakan juga dikenal sebagai siklus penyelidikan atau siklus tindakan karena mengikuti proses spesifik yang diulang dari waktu ke waktu.

Baca:  Perbedaan Antara Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif (lengkap)

Apa itu Studi Kasus

Studi kasus pada dasarnya adalah pemeriksaan mendalam atas peristiwa, situasi atau individu tertentu. Penelitian ini adalah jenis penelitian yang dirancang untuk mengeksplorasi dan memahami masalah kompleks; namun, melibatkan analisis kontekstual terperinci hanya pada sejumlah peristiwa atau situasi yang terbatas. Penelitian studi kasus telah didefinisikan sebagai “penyelidikan empiris yang menyelidiki fenomena kontemporer dalam konteks kehidupan nyata; ketika batas antara fenomena dan konteks tidak jelas dan di mana banyak sumber bukti digunakan. “(Yin, 1984)

Studi kasus digunakan dalam berbagai bidang, tetapi bidang-bidang seperti sosiologi dan pendidikan tampaknya paling banyak menggunakannya. Studi kasus dapat digunakan untuk menyelidiki masalah-masalah berbasis masyarakat seperti buta huruf, pengangguran, kemiskinan, dan kecanduan narkoba.

Studi kasus melibatkan data kuantitatif dan kualitatif dan memungkinkan para peneliti untuk melihat di luar hasil statistik dan memahami kondisi manusia. Selanjutnya, studi kasus dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yang dikenal sebagai studi kasus eksploratif, deskriptif dan eksplanatori.

Namun, studi kasus juga dikritik karena studi tentang sejumlah peristiwa atau kasus tidak dapat dengan mudah menetapkan generalisasi atau reliabilitas temuan. Proses studi kasus umumnya sebagai berikut:

Proses Studi Kasus

  • Mengidentifikasi dan mendefinisikan pertanyaan penelitian
  • Memilih teknik penentuan untuk pengumpulan dan analisis data
  • Mengumpulkan data di lapangan
  • Mengevaluasi dan menganalisis data
  • Mempersiapkan laporan

Perbedaan Antara Penelitian Tindakan dan Studi Kasus

Perbedaan Antara Penelitian Tindakan dan Studi Kasus
Perbedaan Antara Penelitian Tindakan dan Studi Kasus

Pengertian

Penelitian Tindakan : Penelitian tindakan adalah jenis studi penelitian yang diprakarsai untuk memecahkan masalah segera.

Studi Kasus : Studi kasus adalah analisis mendalam tentang peristiwa atau kasus tertentu selama periode waktu yang lama.                        

Konten

Penelitian Tindakan : Penelitian tindakan melibatkan pemecahan masalah.

Studi Kasus : Studi kasus melibatkan mengamati dan menganalisis suatu situasi.

Bidang

Penelitian Tindakan : Studi penelitian tindakan terutama digunakan di bidang pendidikan.

Studi Kasus : Studi kasus digunakan di banyak bidang, secara khusus digunakan dengan masalah masyarakat seperti pengangguran, kemiskinan, dll.

Solusi

Penelitian Tindakan : Penelitian tindakan selalu melibatkan memberikan solusi untuk suatu masalah.

Studi Kasus : Studi kasus tidak memberikan solusi untuk suatu masalah.

Peserta

Penelitian Tindakan : Para peneliti juga dapat bertindak sebagai peserta penelitian.

Studi Kasus : Para peneliti umumnya tidak mengambil bagian dalam studi penelitian.

Referensi:

Zainal, Zaidah. Case study as a research method. N.p.: n.p., 7 June 2007. PDF.

Soy, Susan K. (1997). The case study as a research method. Unpublished paper, University of Texas at Austin.

Sagor, Richard. Guiding school improvement with action research. Ascd, 2000.

Gambar Gravatar
Seorang Guru dan Dosen. Aktif melakukan riset di bidang pendidikan dan fisika. Lulusan sarjana pendidikan Universitas Negeri Makassar dan magister Pascasarjana Universitas Negeri Makassar. Artikel dalam website ini valid dan dapat dipercaya kebenarannya.