Perbedaan Antara Phishing dan Spoofing di Internet

Diposting pada

Dengan teknologi yang ditingkatkan dan akses internet di seluruh dunia yang semakin maji, intrusi cyber telah menjadi media yang banyak digunakan untuk melakukan kejahatan kerah putih termasuk pencurian identitas, pelanggaran data, dan penipuan kartu kredit.

Email palsu dan phishing adalah cara paling umum di mana penjahat cyber atau penipu dapat membahayakan, memanipulasi atau menghancurkan sistem jaringan komputer dan menyebabkan kerugian finansial. Phishing dan spoofing agak identik karena merujuk pada dokumen elektronik palsu. Phishing biasanya menggunakan teknik spoofing, tetapi spoofing tidak selalu dianggap sebagai phishing.

Spoofing adalah jenis penipuan di mana pihak jahat yang menyamar sebagai pengguna sah atau pihak bisnis berusaha mencuri informasi dari pihak lain atau menipu mereka untuk melakukan sesuatu yang lebih buruk. Phishing, yang sering digunakan bersama dengan email palsu, adalah tindakan memperoleh informasi pribadi yang sensitif seperti kata sandi, detail rekening bank, dan nomor kartu kredit langsung dari pengguna akhir melalui internet. 

Surel palsu biasanya dirancang untuk menyebabkan kerusakan pada sistem atau jaringan komputer, sedangkan surel phising dirancang untuk memperoleh informasi pribadi demi keuntungan finansial. Keduanya adalah teknik yang digunakan oleh penjahat cyber untuk menyesatkan penerima email. Namun, mereka memiliki perbedaan.

Perbedaan Antara Phishing dan Spoofing
Perbedaan Antara Phishing dan Spoofing

Apa itu Phishing?

Phishing adalah variasi pada kata “fishing“, yang berarti spammer potensial akan melempar umpan dengan harapan seseorang akan “menggigit”. Phishing adalah sejenis serangan spam yang sering digunakan bersamaan dengan email palsu yang dibuat agar terlihat seolah-olah berasal dari sumber yang sah. 

Phishing adalah tindakan mengirim email yang tidak diminta yang secara keliru mengklaim berasal dari sumber yang sah atau pengirim yang diverifikasi dalam upaya untuk menipu penerima untuk membocorkan informasi pribadi yang sensitif seperti nomor kartu kredit, detail bank, dan kata sandi.

Scammers akan membuat penerima percaya bahwa email tersebut berasal dari sumber atau situs web tepercayaseperti bank, misalnya. Email mengarahkan pengguna ke situs web yang terlihat sah ketika mereka diminta untuk memperbarui informasi pribadi. Namun, situs web ini tidak asli dan dibuat hanya sebagai upaya untuk mendapatkan informasi pengguna.

Apa itu Spoofing?

Tidak seperti phishing, spoofing adalah cara untuk menipu individu dari informasi pribadi dan keuangan mereka untuk menyebabkan banyak keamanan atau masalah lainnya. Spoofing pada dasarnya adalah kegiatan kejahatan dunia maya yang melibatkan peniruan pengguna yang membuatnya percaya bahwa email tersebut berasal dari sumber tepercaya dan membodohi mereka untuk mendapatkan akses tidak sah ke sistem mereka dalam upaya mencuri informasi sensitif atau menanam virus atau malware untuk menyebabkan mereka tidak nyaman. 

Beberapa orang menyebut phishing spoofing. Secara sederhana, spoofing adalah berpura-pura menjadi sesuatu yang bukan Anda, apakah dengan melihat sesuatu seperti itu atau dengan berpura-pura datang dari sumber yang diverifikasi meskipun sesuatu telah dikirimoleh orang lain selain sumber yang sebenarnya. Spoofing juga dapat dilakukan pada data yang dikirim melalui jaringan, memungkinkan pelakunya untuk mendapatkan akses ke data yang disimpan pada sistem komputasi.

Perbedaan antara Phishing dan Spoofing

Arti Phishing dan Spoofing

Phishing dan spoofing sering membingungkan satu sama lain. Sebenarnya, phishing biasanya menggunakan teknik spoofing, tetapi spoofing tidak selalu dianggap sebagai phishing. Banyak jenis pemalsuan yang berhubungan dengan internet mungkin merujuk pada spoofing tetapi agak berbeda dari phishing.

Spoofing adalah cara untuk menipu individu dari informasi pribadi dan keuangan mereka untuk menyebabkan banyak keamanan atau masalah lainnya. Phishing, di sisi lain, adalah semacam serangan spam yang sering digunakan bersama dengan email palsu yang dibuat agar terlihat seolah-olah berasal dari sumber yang sah.

Tujuan

Tujuan utama phishing adalah membocorkan korban agar memperoleh informasi pribadi yang sensitif seperti nomor kartu kredit, perincian bank, nomor jaminan sosial, dan informasi sensitif lainnya untuk membahayakan keamanan online para korban.

Spoofing adalah ketika pelaku meniru pengguna lain yang membohonginya untuk mendapatkan akses tidak sah ke sistem atau jaringannya dalam upaya mencuri informasi sensitif atau menanamkan virus atau malware ke dalam sistemnya untuk menyebabkan kerusakan. Spoofing sebagian besar digunakan dalam serangan penolakan layanan dengan tujuan membanjiri target dengan volume lalu lintas yang besar.

Teknik

Serangan phishing direncanakan dan dilaksanakan dengan hati-hati sebagai serangkaian kegiatan yang direncanakan secara rumit. Penipuan phishing mungkin melibatkan beberapa kampanye email dan server web yang berbeda. Serangan phishing dapat dimulai melalui email atau pesan instan. Email mengarahkan pengguna ke situs web yang tampaknya sah di mana mereka diminta untuk memperbarui detail pribadi seperti kata sandi, nomor jaminan sosial, nomor kartu kredit, dan informasi rekening bank. Namun, situs web ini palsu dan hanya dibuat untuk mencuri informasi pengguna.

Di sisi lain, serangan spoofing umumnya dikategorikan ke dalam spoofing email, spoofing situs web, dan spoofing IP.

Ringkasan Phishing vs Spoofing

Singkatnya, phishing adalah variasi lain dari spoofing, yang terjadi ketika penyerang berusaha untuk mendapatkan informasi pribadi atau keuangan dari korban menggunakan cara curang, paling sering dengan menyamar sebagai pengguna atau organisasi lain, untuk mencuri data pribadi mereka yang sensitif. seperti nomor akun dan kata sandi. 

Serangan spoofing umumnya direncanakan sebagai cara untuk membocorkan individu agar memperoleh informasi pribadi atau keuangan yang akan digunakan penyerang untuk mencuri identitas mereka dan menggunakan perincian mereka untuk kepentingan mereka. Spoofing adalah pembuatan paket TCP / IP menggunakan alamat IP orang lain.