Perbedaan Antara Teori dan Hukum 2

Perbedaan Antara Teori dan Hukum

Perbedaan Antara Teori dan Hukum – Teori dan hukum adalah dua istilah yang kita jumpai di bidang sains. Meskipun teori dan hukum menjelaskan berbagai konsep dalam sains, ada perbedaan pengertian antara teori dan hukum. Teori menjelaskan mengapa sesuatu terjadi sedangkan hukum menjelaskan apa yang terjadi pada kondisi tertentu. Inilah perbedaan utama antara teori dan hukum.

Apa itu Teori?

Definisi Teori

Teori adalah sekumpulan penjelasan atau pernyataan terverifikasi tentang suatu fenomena. Kamus Oxford mendefinisikan teori sebagai “anggapan atau gagasan yang dimaksudkan untuk menjelaskan sesuatu, terutama yang didasarkan pada prinsip-prinsip umum yang tidak tergantung pada hal yang harus dijelaskan”. Definisi lainnya yaitu teori adalah “Pernyataan atau prinsip yang dirancang untuk menjelaskan fakta atau fenomena, terutama yang telah berulang kali diuji atau diterima secara luas dan dapat digunakan untuk membuat prediksi tentang fenomena alam”.

Karakteristik dan Contoh Teori

Sebagaimana ditunjukkan oleh definisi di atas, teori adalah penjelasan yang diperoleh melalui metode ilmiah. Sebuah teori terbentuk setelah pengamatan konstan dan eksperimen berulang. Teori relativitas Einstein, teori evolusi Darwin, teori kuantum, teori relativitas khusus Einstein dan teori sel adalah beberapa contoh teori ilmiah.

Kredibilitas suatu teori tergantung pada jumlah bukti yang digunakan untuk mendukung teori tersebut. Beberapa teori ada yang direvisi atau diganti dengan temuan bukti baru. Sebagai contoh, beberapa informasi baru seperti DNA dan genetika telah ditambahkan ke teori sel yang semula dirumuskan oleh Schleiden dan Schwann.

Apa itu Hukum?

Definisi Hukum

Hukum ilmiah berbeda dari teori. Hukum adalah generalisasi yang menggambarkan apa yang terjadi ketika kondisi tertentu terpenuhi. Kamus Oxford mendefinisikan hukum sebagai “Pernyataan fakta yang disimpulkan dari pengamatan, dimana fenomena alam/ilmiah selalu terjadi jika ada kondisi tertentu”. Definisi lain menyatakan hukum adalah “Pernyataan yang menggambarkan hubungan yang tidak berubah-ubah di antara fenomena untuk semua kasus di mana kondisi yang ditentukan terpenuhi”.

Karakteristik dan Contoh Hukum

Sebagaimana dijelaskan oleh definisi di atas, hukum biasanya didasarkan pada pengamatan, yaitu pengamatan eksperimen yang diulang secara khusus. Untuk lebih spesifik, hukum menggambarkan apa yang terjadi ketika kondisi tertentu terpenuhi. Sebagai contoh, hukum gerak pertama Newton menyatakan:

“Sebuah objek saat diam akan tetap diam dan objek bergerak tetap bergerak dengan kecepatan dan arah yang sama kecuali jika dikenai oleh gaya dari luar yang tidak seimbang.”

Beberapa contoh hukum ilmiah termasuk hukum gerak Newton, hukum keturunan/pewarisan Mendel, dan hukum Boyle.

Hukum menjelaskan bagaimana sesuatu terjadi dengan bukti. Hukum adalah fakta yang bisa diamati secara universal; karena itu hukum tidak dapat ditantang atau direvisi.

Perbedaan Antara Teori dan Hukum 3
Albert Eintein Pencetus Teori Relativitas

Perbedaan Antara Teori dan Hukum

Definisi:

Teori: Teori didefinisikan sebagai anggapan atau gagasan yang dimaksudkan untuk menjelaskan sesuatu, terutama yang didasarkan pada prinsip-prinsip umum.

Hukum: Hukum didefinisikan sebagai pernyataan fakta yang disimpulkan dari pengamatan fenomena alam atau ilmiah tertentu yang selalu terjadi pada kondisi tertentu.

Fungsi

Teori: Teori menjelaskan penyebab suatu fenomena.

Hukum: Hukum menggambarkan sifat suatu fenomena.

Berdasarkan

Teori: Teori didasarkan pada bukti atau pembuktian.

Hukum: Hukum didasarkan pada pengamatan ilmiah.

Revisi

Teori: Teori dapat direvisi atau diganti ketika bukti baru terungkap.

Hukum: Hukum biasanya tidak direvisi karena dapat diamati secara universal.