Perbedaan Antara Demokrasi dan Republik

Perbedaan Antara Demokrasi dan Republik
Presiden yang pernah memimpin Indonesia

Perbedaan Demokrasi dan Republik – Ada banyak bentuk sistem politik yang lazim di berbagai negara di dunia untuk waktu yang lama seperti monarki, oligarki, anarki, demokrasi dan republik. Dari bentuk-bentuk pemerintahan ini, demokrasi dan republik cukup sering disandingkan, tetapi ada garis tipis perbedaan di antara keduanya. Demokrasi mengacu pada sistem massa, yaitu sistem politik yang didominasi oleh warga negara. Di bawah sistem ini, masyarakat umum memiliki tingkat kekuasaan dan wewenang tertentu dan mengambil bagian dalam proses pengambilan keputusan negara.

Republik mengacu pada negara di mana kekuasaan tertinggi terletak di tangan rakyat dan wakil rakyat terpilih mereka. Di sini, para wakil dipilih oleh orang-orang untuk memberikan suara atas nama mereka.

Artikel ini akan menjelaskan perbedaan antara demokrasi dan republik.

Tabel Perbandingan Demokrasi dan Republik

DEMOKRASI REPUBLIK
Pengertian Demokrasi biasanya berarti, dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Republik adalah bentuk pemerintahan di mana rakyat memilih wakil untuk mewakili mereka.
Aturan Secara mayoritas Menurut hukum
Asal kata bahasa Yunani bahasa Latin
Hak minoritas Digantikan oleh mayoritas Tidak dapat dicabut
Kedaulatan terletak pada Populasi (semua orang disatukan) Orang-orang (individu)
Penghasilan melalui Pajak, biaya, denda, dan lisensi . Pajak dan biaya yang sah

Definisi Demokrasi

Kata demokrasi adalah kombinasi dari dua kata Yunani yaitu ‘demos‘ berarti orang/rakyat dan ‘kratos‘ berarti, untuk memerintah. Singkatnya, demokrasi berarti ‘pemerintahan rakyat’. Adalah pemerintah yang diperintah oleh warga negara, juga dikenal sebagai sistem massa. Aturan mayoritas adalah inti dari sistem ini.

Dalam demokrasi, ada partisipasi aktif masyarakat umum dalam proses politik dan pengambilan keputusan negara. Pemilihan umum yang bebas dan adil diadakan untuk memilih dan mengganti pemerintah. Orang mendapat hak yang sama dalam demokrasi, dan hukum berlaku untuk semua warga negara dengan cara yang sama.

Definisi Republik

Istilah kata republik adalah berasal dari bahasa Latin, dibuat dari dua kata ‘res‘ berarti sesuatu dan ‘publica‘ berarti publik, yang mengacu pada ‘benda publik yaitu hukum’. Republik dianggap sebagai bentuk standar pemerintahan, yang diperintah oleh perwakilan warga negara yang dipilih oleh mereka melalui pemungutan suara. Para pemimpin pemerintah dapat menggunakan kekuasaan mereka sesuai aturan hukum.

Republik adalah demokrasi perwakilan di mana ada kepala negara yang dipilih, yang melayani negara untuk periode tertentu, yang dikenal sebagai Presiden. Dalam sistem politik ini, pemerintah tidak dapat mengambil hak individu yang tidak dapat dicabut. Dengan kata lain, hak individu tidak dapat ditimpa oleh massa.

Perbedaan Antara Demokrasi dan Republik
Presiden yang pernah memimpin Indonesia

Perbedaan Penting Antara Demokrasi dan Republik

Perbedaan utama antara demokrasi dan republik diberikan dalam poin-poin berikut:

  1. Demokrasi didefinisikan sebagai sistem politik yang dibuat oleh rakyat, dari rakyat dan untuk untuk rakyat. Republik adalah demokrasi perwakilan dengan kepala negara yang dikenal sebagai presiden.
  2. Dalam sebuah demokrasi, aturan mayoritas orang berlaku sedangkan dalam  republik aturan hukum berlaku.
  3. Istilah demokrasi berasal dari dua kata Yunani ‘demos‘ dan ‘kratos‘ yang berarti ‘pemerintahan rakyat’. Di sisi lain, istilah republik berasal dari dua kata Latin, yaitu ‘res‘ dan ‘publica‘ yang merujuk pada ‘hal publik, yang merupakan hukum’.
  4. Dalam demokrasi, hak-hak minoritas digantikan oleh mayoritas. Sebaliknya, sistem Republik melindungi hak-hak kelompok baik minoritas atau individu.
  5. Dalam demokrasi, kekuasaan ada di tangan rakyat, namun dalam kasus Republik kekuasaan ada di tangan hukum yang diciptakan untuk melindungi kepentingan rakyat.
  6. Sistem Demokrasi mendapatkan keuangan melalui pajak, biaya, denda dan lisensi. Tidak seperti Republik, yaitu dari pajak dan biaya yang sah.
  7. Demokrasi sama dengan mobilitas yang tidak ada dalam kasus atau republik.

Kesimpulan

Seperti yang telah kita bahas di atas, kedua sistem memiliki aspek positif dan negatifnya. Demokrasi memberikan hak yang sama kepada semua warga negara. Berbeda dengan, republik di mana semua warga negara memiliki hak untuk memilih perwakilan mereka.

About Azhar Al Munawwarah S.Pd M.Pd 447 Articles
Seorang Guru dan Dosen. Aktif melakukan riset di bidang pendidikan dan fisika. Lulusan sarjana pendidikan Universitas Negeri Makassar dan magister Pascasarjana Universitas Negeri Makassar. Artikel dalam website ini valid dan dapat dipercaya kebenarannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*