Pertumbuhan tumbuhan terjadi melalui 3 tahapan, sebutkan?

3 tahapan pertumubuhan tumbuhan
3 tahapan pertumubuhan tumbuhan

Pertanyaan ini berkaitan dengan pertumbuhan pada tumbuhan, yang melalui 3 tahapan. Apa saja tahapan tersebut, simak pembahasannya di bawah ini:

Pertanyaan?

Pertumbuhan tumbuhan terjadi melalui 3 tahapan, sebutkan?

Jawaban:

Tahap Pertama – Perkecambahan Benih

Siklus hidup tanaman dimulai dengan perkecambahan benih. Yang Anda butuhkan hanyalah air, oksigen, dan suhu yang tepat agar benih berkecambah. Bagaimana dengan cahaya? Nah, sebagian besar benih tidak terpengaruh oleh cahaya atau kegelapan, tetapi beberapa benih tidak akan berkecambah sampai mereka mendapat cahaya yang cukup.

Ketika suhu yang tepat tercapai dan air diberikan, benih akan berkecambah. Ketika biji kering mengambil air, kita menyebutnya imbibisi. Imbibisi berarti minum yaitu keadaan dimana biji menyerap air.

Proses ini sangat mirip dengan spons kering yang terkena air. Saat spons menyerap air warna spons menjadi lebih gelap dan menjadi lebih berat. Benih melakukan hal yang sama.

Suhu yang tepat untuk perkecambahan

Sayuran tahunan umumnya memiliki suhu perkecambahan optimal antara  (24 – 32 C). Beberapa spesies seperti lobak atau bayam dapat berkecambah pada suhu yang lebih rendah secara signifikan, serendah (4 C).

Membesar untuk tumbuh

Saat benih menyerap air, ia mengembang sementara enzim dan pasokan makanan dalam biji menjadi terhidrasi. Benih sekarang diaktifkan dan mulai bekerja. Aktivitas metabolik yang meningkat memberi energi untuk proses pertumbuhan. Selain itu, air menyebabkan tekanan turgor meningkat di dalam sel.

Tekanan Turgor adalah tekanan luar yang terjadi di sel tumbuhan ketika sitoplasma dan vakuola biji terisi oleh air, dan membran sel mendorong dinding sel. 

Pertumbuhan akar

Akar mulai muncul dari biji. Kegiatan ini adalah indikasi pertama bahwa benih itu bagus dan akan tumbuh. Akhirnya, tunas tanaman, bagian atas tanaman, akan keluar dan muncul dari biji.

Pertumbuhan akar yang terjadi saat ini sangat penting untuk seberapa cepat tanaman akan tumbuh. Menyediakan lingkungan yang ideal untuk akar akan memastikan bahwa tanaman Anda akan memiliki kesempatan untuk berkembang.

Bagaimana dengan faktor gelap?

Jika perkecambahan terjadi dalam kegelapan, pertumbuhan akar melambat setelah tunas muncul dan pemanjangan tunas dipercepat. Perilaku ini terjadi karena benih menganggap tunas masih tertutup tanah dan perlu muncul dari tanah untuk melihat cahaya di mana ia dapat memperoleh energi dari sinar matahari untuk proses fotosintesis. Setelah berada dalam cahaya, tanaman mengalami perubahan dramatis seperti menjadi hijau dan menghasilkan daun. Transformasi dengan cahaya ini disebut foto morfogenesis.

Tahap Kedua Vegetatif dan Pertumbuhan

Sekarang sistem akar dapat mendukung pertumbuhan sehingga tahap vegetatif dimulai. Tanaman membutuhkan nitrogen dalam jumlah besar untuk produksi klorofil. Pertumbuhan selama tahap ini untuk menumbuhkan batang, cabang, dan daun.

Pertumbuhan paling besar selama siklus hidup tanaman terjadi pada tahap vegetatif dan akan berlanjut kecuali terhalang oleh perubahan lingkungan atau kekurangan air dan nutrisi.

Tahap Ketiga Reproduksi, Pembungaan dan Buah

Tahap akhir dari pertumbuhan tanaman adalah tahap reproduksi. Karena tujuannya sekarang untuk bereproduksi, energi tanaman diarahkan pada produksi bunga, buah, dan biji.

Nitrogen bukan lagi nutrisi utama yang dibutuhkan tanaman. Tanaman sekarang perlu meningkatkan nutrisi lain seperti fosfor dan kalium. Ini semua karena pertumbuhan tanaman akan melambat

Mekar

Di beberapa tanaman, tahap reproduksi dipicu oleh lamanya tanaman mendapat sinar matahari, proses ini disebut fotoperiodisme. Hal inilah yang mengatur tanaman yang tumbuh di luar ruangan untuk berbunga atau menghasilkan buah.

Ketika tumbuh di dalam ruangan kita harus memberikan fotoperiode yang tepat agar tanaman tersebut berkembang dengan baik. Mengubah lamanya waktu terkena matahari dapat mengelabui tanaman untuk menghasilkan bunga atau buah lebih awal. Petani komersial menggunakan teknik ini untuk menyediakan bunga ke pasar di luar musimnya. 

Penyerbukan / polinasi

Tanaman diserbuki dengan berbagai cara seperti angin, air atau lebah dan serangga lainnya. Penyerbukan terjadi ketika serbuk sari dari satu tanaman dipindahkan ke tanaman lain. Reproduksi dalam tanaman berbunga dimulai dengan penyerbukan, transfer serbuk sari dari satu tanaman ke stigma bunga lain atau stigma bunga lain dari tanaman yang sama.

3 tahapan pertumubuhan tumbuhan
3 tahapan pertumubuhan tumbuhan

Penyerbukan diperlukan untuk pemupukan tanaman. Serbuk sari mengandung gamet jantan, atau sperma, dari tanaman. Gamet jantan ditransfer melalui proses penyerbukan ini ke stigma tanaman. Stigma mengandung gamet perempuan (sel telur) di mana pembuahan dapat terjadi dengan gamet jantan.

Ketika penyerbukan terjadi antara tanaman dari spesies yang sama maka disebut penyerbukan sendiri. Penyerbukan antara tanaman dari spesies yang berbeda itu disebut penyerbukan silang.

Fertilisasi 

Setelah polinasi selesai, tabung polen tumbuh menjadi ovarium tanaman. Sel gamet jantan bergerak sepanjang tabung polen menuju ovarium. Di sini sel gamet jantan menyuburkan sel gamet betina dan menghasilkan perkembangan zigot. Zigot berkembang menjadi embrio dan menjadi dasar awal dari tanaman baru.

Sel gamet jantan ditemukan di pusat kantung embrio, dan menghasilkan bahan jaringan endosperm yang menyediakan makanan dan energi untuk perkembangan embrio. Endosperma ini adalah biji atau buah yang dihasilkan oleh tanaman. Ovarium yang dibuahi berkembang menjadi biji.

Lakukan Penyerbukan Manual

Sekarang untuk tumbuhan yang ditanam di dalam ruangan dan jauh dari serangga alami, Anda harus bermain ‘lebah’ dengan menyerbuki bunga pada tanaman dewasa secara manual. Sentuhan halus dengan kuas lembut untuk setiap bunga diperlukan untuk menyerbuki tanaman dan menghasilkan buah.

About Azhar Al Munawwarah S.Pd M.Pd 447 Articles
Seorang Guru dan Dosen. Aktif melakukan riset di bidang pendidikan dan fisika. Lulusan sarjana pendidikan Universitas Negeri Makassar dan magister Pascasarjana Universitas Negeri Makassar. Artikel dalam website ini valid dan dapat dipercaya kebenarannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*